Sudutkota.id – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 27–31 Agustus 2026, Anggota DPD RI Lia Istifhama melakukan napak tilas sejarah sekaligus silaturahmi ke lingkungan pesantren bersejarah tersebut.
Kunjungan yang dilakukan Senator asal Jawa Timur yang akrab disapa Ning Lia itu bukan sekadar menyambut Muktamar NU 2026, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual karena Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas memiliki ikatan emosional dengan keluarganya.
Ning Lia mengungkapkan, almarhum ayahnya, KH Masykur Hasyim, merupakan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebelum melanjutkan perjalanan dakwahnya.
“Sebelum belajar di Tambakberas, KH Masykur Hasyim juga pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Canga’an, Bangil, Pasuruan,” kata Ning Lia, Selasa (4/8/2026).
Dalam kunjungannya, Ning Lia bersilaturahmi dengan tokoh senior NU, Bu Nyai Hj Mundjidah Wahab, di kediamannya yang berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Pertemuan tersebut turut didampingi pengasuh pesantren sekaligus menantu Bu Mun, Mujtahidur Ridho atau Gus Edo.
Ia pun menjelaskan bahwa Bu Nyai Mundjidah Wahab merupakan putri Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdul Wahab Chasbullah.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa napak tilas sejarah NU di Tambakberas. Ini sekaligus napak tilas spiritual bagi saya, sebab ayah saya pernah menimba ilmu di sini,” ujar Ning Lia.
Dalam pertemuan tersebut, Bu Nyai Mundjidah Wahab yang juga menjabat Bupati Jombang periode 2018–2023 berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, pengabdian kepada umat, hingga pentingnya menjaga kesehatan agar tetap produktif dalam berdakwah.
Ning Lia mengaku terkesan melihat semangat dan stamina Bu Mun yang tetap prima meski telah memasuki usia sepuh. Menurutnya, dedikasi Ketua PC Muslimat NU Jombang itu menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kader Nahdlatul Ulama.
“Beliau memberikan pelajaran penting bagi saya sebagai politisi muda, bagaimana merawat umat itu dimulai dari merawat diri sendiri. Saya beruntung mendapatkan resep minuman sehat yang rutin beliau konsumsi selama 30 tahun,” tutur Ning Lia.
Usai bersilaturahmi, Ning Lia menyusuri kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Di sepanjang perjalanan, ia menyapa para santri dan memberikan motivasi agar berani bercita-cita tinggi serta berkontribusi bagi masyarakat.
“Almarhum ayah saya alumni santri Tambakberas dan menjadi anggota Dewan. Alhamdulillah, saya putrinya saat ini diberi amanah menjadi Anggota DPD RI mewakili Jawa Timur. Kalian semua juga bisa menjadi apa pun yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” paparnya.
Sementara itu keluarga Bu Nyai Mundjidah Wahab, Mujtahidur Ridho atau Gus Edo menyampaikan bahwa aktivitas Bu Mun tidak berkurang setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai Bupati Jombang. “Hingga kini, Bu Mun masih aktif memimpin berbagai kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan,” pungkasnya.




















