DaerahPeristiwa

Sehari Empat Kebakaran Melanda Malang, Sekolah hingga Lahan Jadi Sasaran Api

15
×

Sehari Empat Kebakaran Melanda Malang, Sekolah hingga Lahan Jadi Sasaran Api

Share this article
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Malang saat melakukan pemadaman api di gedung SDN Cemorokandang 1, Jalan Sampurna, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Istimewa)

MALANG, Sudutkota.id – Kota Malang diwarnai rentetan peristiwa kebakaran dalam sehari. Sedikitnya empat kejadian dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah pada Minggu (20/9/2026), mulai dari bangunan sekolah hingga lahan dan pohon di pinggir jalan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, menyampaikan seluruh kejadian telah ditangani petugas. Dari empat peristiwa tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka.

Kebakaran pertama terjadi di SDN Cemorokandang 1, Jalan Sampurna Nomor 25, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, sekitar pukul 10.45 WIB.

Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran setelah kerja bakti. Api kemudian merembet hingga mengenai bangunan sekolah. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.07 WIB dan berhasil melakukan pemadaman dalam waktu sekitar 20 menit.

Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 15 meter persegi. Kerugian material ditaksir sekitar Rp5 juta, selain sejumlah barang yang berada di gudang sekolah.

Belum lama setelah kejadian tersebut, kebakaran kembali terjadi di SMP Negeri 7 Kota Malang, Jalan Lembayung, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.00 WIB. Tim Damkar tiba pukul 12.17 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan hingga proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.29 WIB.

Kebakaran ini berdampak pada area sekitar 20 meter persegi. Berdasarkan informasi awal, api diduga dipicu korsleting listrik dari bagian atap gedung.

Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp100 juta, termasuk dokumen sekolah yang turut terdampak.

Sebanyak sembilan personel dan tiga unit kendaraan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut, dengan dukungan Polsek Kedungkandang.

Kebakaran kembali dilaporkan pada siang hari sekitar pukul 14.16 WIB. Kali ini api membakar tumpukan sampah dan material di lahan di Jalan Setapak, sebelah STIKI, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.31 WIB. Penanganan berlangsung lebih dari dua jam dan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 16.43 WIB.

Area terdampak diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi, dengan penggunaan air sekitar 16.000 liter.

Dari keterangan warga sekitar, kebakaran diduga akibat pembakaran yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Kota Malang mengerahkan 11 personel dan tiga unit kendaraan. Petugas memastikan api benar-benar padam dan tidak terdapat titik api tersembunyi atau hidden fire.

Peristiwa keempat terjadi pada sore hari sekitar pukul 18.10 WIB. Api membakar sebuah pohon di Jalan Simpang Ijen, Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen.

Petugas tiba di lokasi pukul 18.28 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.44 WIB.

Area yang terdampak diperkirakan sekitar dua meter persegi. Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah di sekitar pohon.

Sebanyak enam personel dengan satu unit kendaraan Ayax 09 diterjunkan ke lokasi. Sekitar 1.000 liter air digunakan dalam proses pemadaman.

Pandu Rizki Darmawan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar bangunan, lahan kering, pepohonan, maupun material yang mudah terbakar.

“Tim melakukan pemadaman hingga api padam dan memastikan tidak ada hidden fire,” demikian keterangan Pandu dalam laporan penanganan kebakaran.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *