Sudutkota.id – Kebakaran hebat melanda gudang milik Pabrik Rokok Suket Teki di Jalan Mayjen Sungkono IV No. 121, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (24/4/2026) sore. Api yang cepat membesar di kawasan padat permukiman sempat memicu kepanikan warga. Petugas membutuhkan waktu hampir lima jam untuk mengendalikan kobaran.
Peristiwa diketahui sekitar pukul 16.14 WIB. Api diduga muncul dari area dekat musala di lingkungan gudang, lalu merambat ke bangunan penyimpanan bahan produksi yang dipenuhi material mudah terbakar.
Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan. Warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus mengamankan barang di sekitar lokasi.
Gudang tersebut menyimpan berbagai bahan produksi seperti kardus, kertas, etiket, filter rokok, hingga bungkus rokok, yang membuat api cepat menjalar.
“Kejadiannya di gudang bahan, saat karyawan hendak pulang,” ujar salah satu petugas keamanan.
Laporan diterima UPT Pemadam Kebakaran pukul 16.18 WIB. Tim langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pukul 16.29 WIB. Saat tiba, api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan.
Sebanyak 9 unit mobil pemadam dan sekitar 50 personel gabungan dikerahkan. Proses pemadaman dimulai pukul 16.30 WIB dengan total sekitar 240 ribu liter air untuk menjinakkan api.
Komandan Regu 4 UPT Damkar, Pandu Rizki Darmawan, mengatakan fokus utama petugas adalah melokalisir api agar tidak merembet ke permukiman warga.
“Api sudah besar saat kami tiba, sehingga prioritas kami mencegah penyebaran ke bangunan lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyaknya bahan mudah terbakar seperti kertas dan tembakau menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
Dari pihak kepolisian, Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Agus Widodo, menyebut gudang tersebut berisi bahan produksi rokok.
“Api awal terlihat sekitar pukul 16.15 WIB dari area dekat musala,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar dengan luas area terdampak sekitar 400 meter persegi.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
Petugas mengimbau warga tidak mendekati lokasi karena masih berpotensi bahaya dari bara api dan struktur bangunan yang rawan roboh.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Aktivitas warga berangsur normal, meski bau asap masih tercium di sekitar lokasi.




















