Peristiwa

Ular Piton 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Bunulrejo, Ayam Jago Mati Dibelit

18
×

Ular Piton 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Bunulrejo, Ayam Jago Mati Dibelit

Share this article
Ular Piton 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga Bunulrejo, Ayam Jago Mati Dibelit
Warga RT 05 RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menangkap seekor ular piton jenis sanca kembang sepanjang sekitar tiga meter yang masuk ke kandang ayam dan memangsa ternak milik warga, Sabtu (6/6/2026) dini hari.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Warga RT 05 RW 16, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular piton jenis sanca kembang sepanjang sekitar tiga meter pada, Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Ular tersebut berhasil ditangkap warga sekitar pukul 01.15 WIB setelah diketahui masuk ke kandang ayam milik seorang warga bernama Didik yang berada di dekat aliran Sungai Bangau.

Didik menuturkan, peristiwa itu bermula saat dirinya mendengar suara gaduh dari kandang ayam miliknya di tengah malam. Merasa curiga, ia langsung keluar rumah untuk memeriksa kondisi ternaknya.

“Saat saya cek ke kandang, ternyata ada ular besar yang sudah membelit ayam jago saya. Sepertinya ular itu hendak memangsa ayam tersebut,” ujar Didik.

Melihat kondisi tersebut, Didik segera meminta bantuan adiknya, Kandar, untuk menangkap ular yang ukurannya cukup besar itu. Proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan karena ular berusaha melawan saat akan diamankan.

Setelah beberapa saat berjibaku, kedua warga tersebut akhirnya berhasil mengendalikan dan menangkap ular piton sepanjang sekitar tiga meter tersebut.

Meski ular berhasil diamankan, satu ekor ayam jago milik Didik tidak dapat diselamatkan. Ayam tersebut ditemukan dalam kondisi mati akibat lilitan kuat ular sanca kembang tersebut.

Penangkapan ular itu kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan untuk melihat langsung reptil berukuran besar tersebut.

Untuk menghindari potensi bahaya bagi warga maupun ternak peliharaan, ular piton tersebut tidak dibunuh. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ular itu dilepaskan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman penduduk.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang mengingat lokasi rumah yang berdekatan dengan aliran sungai dan area vegetasi yang masih memungkinkan menjadi jalur perlintasan satwa liar, termasuk ular piton.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *