Peristiwa

Diduga Tabrak Truk Bermuatan Tebu di Bawah Tol Sidodadi Lawang, Pemotor Dikabarkan Tewas di Lokasi

12
×

Diduga Tabrak Truk Bermuatan Tebu di Bawah Tol Sidodadi Lawang, Pemotor Dikabarkan Tewas di Lokasi

Share this article
Diduga Tabrak Truk Bermuatan Tebu di Bawah Tol Sidodadi Lawang, Pemotor Dikabarkan Tewas di Lokasi
Tampak sepeda motor mengalami kerusakan parah setelah diduga menghantam bagian belakang truk bermuatan tebu yang berhenti di bawah Jembatan Tol Sidodadi. Sabtu (18/7) malam. (foto: istimewa)

Sudutkota.id– Sebuah kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan sepeda motor jenis Honda CRF dengan sebuah truk bermuatan tebu terjadi di bawah jembatan Tol Sidodadi, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (18/7) malam.

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah foto dan informasi kejadian beredar luas.

Berdasarkan pantauan Sudutkota.id dari unggahan akun Facebook Arela serta berbagai komentar warganet, disebutkan bahwa pengendara motor diduga meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras dengan bagian belakang truk yang sedang berhenti.

Dalam unggahan tersebut juga beredar informasi bahwa korban diduga merupakan warga salah satu perumahan di kawasan Klosot, Sidodadi, Lawang.

Namun hingga kini identitas korban masih belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Salah seorang warganet yang mengaku berada tidak jauh dari lokasi kejadian menuliskan kesaksiannya.

“Saya tadi pas salat di musala sebelum tol, terdengar suara ‘prak’. Saya lihat ternyata ada kecelakaan. Sopir menjelaskan kalau truk berhenti di lorong bawah tol karena sedang memperbaiki lampu. Tiba-tiba ada sepeda motor dari arah timur melaju sangat cepat dan menabrak bagian belakang truk. Sopir juga mengaku kaget,” tulisnya dalam kolom komentar.

Dari foto yang beredar, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan setelah menghantam bagian belakang truk pengangkut tebu. Sementara tubuh korban terlihat tergeletak di sisi kendaraan sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas.

Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut masih sebatas keterangan dari para saksi dan warganet. Penyebab pasti kecelakaan, termasuk apakah truk telah memasang tanda peringatan saat berhenti maupun kecepatan kendaraan korban, masih menunggu hasil penyelidikan petugas.

Hingga berita ini ditulis, Unit Gakkum Satlantas Polres Malang masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta menyelidiki kronologi pasti kecelakaan tersebut.

Sudutkota.id akan terus memperbarui informasi setelah ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban maupun hasil penyelidikan penyebab kecelakaan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *