Daerah

Inovasi MPP Kota Malang, Urus Dokumen Sambil Nonton Piala Dunia

20
×

Inovasi MPP Kota Malang, Urus Dokumen Sambil Nonton Piala Dunia

Share this article
Inovasi MPP Kota Malang, Urus Dokumen Sambil Nonton Piala Dunia
Pengunjung Mal Pelayanan Publik Kota Malang menyaksikan siaran pertandingan Piala Dunia melalui televisi yang disediakan di area layanan sambil menunggu antrean administrasi.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.idPemerintah Kota Malang menghadirkan inovasi layanan publik yang berbeda selama gelaran Piala Dunia.

Pengunjung Mal Pelayanan Publik (MPP) kini dapat menyaksikan pertandingan sepak bola sambil mengurus berbagai keperluan administrasi.

Sedikitnya delapan televisi dipasang di sejumlah tenant pelayanan guna menayangkan siaran langsung maupun siaran tunda pertandingan Piala Dunia.

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat edaran Wali Kota Malang terkait dukungan terhadap perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan kebijakan ini diambil untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat tanpa mengganggu proses pelayanan.

“Karena ada pertandingan yang disiarkan pagi hari, kami meminta izin kepada Pak Wali Kota untuk memanfaatkan televisi yang ada di MPP. Ada sekitar delapan TV yang kami gunakan untuk menayangkan siaran langsung maupun siaran tunda,” ujar Arif, Senin (22/6/2026).

Program ini mulai dijalankan sejak beberapa hari terakhir dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme terlihat dari banyaknya pengunjung yang menyempatkan diri menyaksikan pertandingan sambil menunggu antrean layanan.

Menurut Arif, inovasi tersebut menjadi nilai tambah bagi MPP Kota Malang yang setiap harinya melayani ratusan hingga ribuan warga.

“Rata-rata pengunjung kami minimal 600 orang per hari. Pada hari-hari ramai seperti Senin, jumlahnya bisa mencapai 1.000 hingga 1.200 orang,” katanya.

Untuk menghindari penumpukan penonton di satu lokasi, televisi disebar di berbagai tenant pelayanan, mulai dari layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), perizinan, BPJS Ketenagakerjaan, imigrasi, hingga layanan paspor.

“Kalau dikumpulkan di satu tempat, pengunjung bisa tidak mendengar panggilan antreannya. Karena itu, TV kami sebar di masing-masing tenant agar mereka tetap nyaman dan pelayanan tetap berjalan lancar,” jelasnya.

Arif menegaskan, penayangan Piala Dunia di MPP akan berlangsung hingga turnamen berakhir.

Tak hanya itu, Pemkot Malang juga tengah menyiapkan konsep nonton bareng (nobar) skala besar di area MPP dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Konsep tersebut akan mengadopsi nobar yang sebelumnya digelar di Malang Creative Center (MCC) dan berhasil menarik antusiasme masyarakat.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi warga, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM di sekitar MPP,” ungkap Arif.

Rencana penggunaan layar besar untuk nobar masih menunggu jadwal Wali Kota Malang. Namun, Pemkot Malang memastikan siap memfasilitasi kegiatan tersebut apabila mendapat persetujuan.

“Intinya, kami mendukung arahan pemerintah pusat dan Wali Kota Malang untuk menyukseskan Piala Dunia. MPP menjadi tempat yang strategis karena banyak dikunjungi masyarakat setiap hari,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *