Peristiwa

Hari Keenam Karhutla TNBTS, Blok Bantengan-Cemoro Anget Kondusif, Tiga Helikopter BPBD Masih Dikerahkan

9
×

Hari Keenam Karhutla TNBTS, Blok Bantengan-Cemoro Anget Kondusif, Tiga Helikopter BPBD Masih Dikerahkan

Share this article
Hari Keenam Karhutla TNBTS, Blok Bantengan-Cemoro Anget Kondusif, Tiga Helikopter BPBD Masih Dikerahkan
Petugas gabungan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS, wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Asap tebal masih terlihat dari lereng yang terbakar, sementara armada pemadam dan personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat.(Foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari keenam, Minggu (9/8/2026). Hingga pukul 18.30 WIB, kondisi di wilayah Blok Bantengan dan lereng Cemoro Anget yang berada di bawah Pos Jemplang, Kabupaten Malang, dilaporkan kondusif.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga pemantauan terakhir tidak ditemukan lagi titik api maupun kepulan asap di kawasan Blok Bantengan dan lereng Cemoro Anget.

Meski wilayah Kabupaten Malang relatif aman, penanganan karhutla belum sepenuhnya dihentikan. Petugas gabungan masih melakukan pemadaman melalui jalur darat maupun udara untuk mengantisipasi api kembali menjalar ke kawasan lain.

“Untuk wilayah Blok Bantengan dan lereng Cemoro Anget yang berada di bawah Pos Jemplang, sementara kondusif. Tidak terlihat titik api maupun asap. Namun personel tetap siaga dan pemadaman masih dilakukan di lokasi yang masih terbakar,” ujar Purwoto.

Berdasarkan laporan perkembangan hari keenam, luas kawasan terdampak karhutla di wilayah Kabupaten Malang diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare. Data tersebut berdasarkan penyampaian Karesort Trisula, Ibung Kusriadi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di wilayah Kabupaten Malang, sebanyak satu regu petugas TNBTS masih ditempatkan di Pos Resort Trisula. Personel tersebut disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus merespons apabila api kembali muncul di Blok Bantengan maupun lereng Cemoro Anget.

Di tengah kondisi yang mulai kondusif di wilayah Malang, operasi pemadaman melalui udara masih terus dilakukan. Tiga unit helikopter BPBD dikerahkan untuk mendukung operasi water bombing di sejumlah lokasi yang masih terdapat kebakaran.

Untuk mendukung operasi tersebut, petugas mengambil sumber air dari beberapa titik, yakni embung Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, serta Ranu Regulo dan Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Pemilihan sejumlah sumber air tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengisian dan penerbangan menuju lokasi kebakaran. Dengan dukungan pemadaman udara, petugas berupaya menekan kobaran api terutama pada area yang memiliki medan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Namun, hingga Minggu sore, masih terdapat beberapa kawasan yang dilaporkan terbakar. Titik kebakaran tersebut berada di Blok Dingklik dan Pakis Bincil, dengan arah pergerakan menuju Blok Mungal, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, kebakaran juga masih terjadi di Blok Njantur, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla dilakukan secara lintas wilayah. Sebab, kawasan TNBTS mencakup wilayah administratif beberapa kabupaten sehingga pergerakan api tidak hanya menjadi persoalan satu daerah.

BPBD Kabupaten Malang bersama petugas TNBTS dan unsur terkait lainnya pun masih melakukan pemantauan secara berkelanjutan. Fokus utama saat ini adalah memastikan wilayah yang sudah kondusif, khususnya Blok Bantengan dan lereng Cemoro Anget, tidak kembali terbakar sekaligus membantu memutus penyebaran api di lokasi yang masih terbakar.

Dengan kondisi cuaca dan vegetasi yang berpotensi mempercepat penyebaran api, petugas belum melakukan penarikan personel secara keseluruhan. Siaga tetap diberlakukan sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *