Daerah

Greenation Fest Goes to School Libatkan Pelajar Jadi Motor Perubahan

123
×

Greenation Fest Goes to School Libatkan Pelajar Jadi Motor Perubahan

Share this article
Greenation Goes to School. (Foto: Sudutkota.id/rsw)

Sudutkota.id – Pemerintah Kota Batu kembali menegaskan bahwa masa depan lingkungan sangat bergantung pada peran generasi muda. Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Batu Greenation Fest Goes to School di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu yang diikuti 616 siswa.

Wali Kota Batu, Nurochman, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia menekankan bahwa pelajar memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

Be hero for zero waste. Kenyamanan hidup kita sangat ditentukan oleh cara kita memperlakukan lingkungan,” ujarnya, Kamis (2/9/2025).

Nurochman menegaskan, program ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari gerakan jangka panjang Pemkot Batu. Terlebih, SMP Muhammadiyah 8 kini sedang berproses menuju predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain.

Dalam kesempatan itu, para siswa tidak hanya menjadi peserta, melainkan juga penyampai gagasan. Mereka memberi masukan kepada Wali Kota, termasuk soal kebutuhan fasilitas kesenian dan olahraga di Kota Batu.

“Anak-anak SMP Muhammadiyah 8 ini kreatif dan cerdas. Saya bangga mereka bukan hanya peduli lingkungan, tetapi juga punya ide-ide untuk kemajuan Kota Batu,” katanya.

Menurutnya, mulai tahun 2026 mendatang Pemkot Batu akan merancang lebih banyak program yang melibatkan pelajar secara langsung sebagai motor penggerak.

“Selain agen lingkungan, saya berharap pelajar bisa menjadi agen informasi positif, khususnya di tengah derasnya arus media sosial,” tambahnya.

Ia menilai peran pelajar penting sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam mensosialisasikan program unggulan daerah.

“Kalau pelajar sudah bergerak, perubahan akan lebih cepat terwujud. Mereka adalah penerus yang akan menjaga lingkungan di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni, menegaskan pelajar memiliki energi besar untuk mendorong program kebersihan dan pelestarian lingkungan.

“Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, menjaga kebersihan sekolah, hingga mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan akan memberi dampak nyata,” katanya.

Menurut Dian, pihaknya terus menjalin kerja sama dengan sekolah agar gerakan peduli lingkungan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan meluas ke keluarga dan masyarakat.

“Kalau pelajar ikut terlibat, kesadaran lingkungan akan lebih cepat terbentuk. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga sinergi dengan generasi muda adalah kuncinya,” tuturnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *