Pendidikan

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Jombang Resmi Digunakan, MPLS Dibuka Bupati Warsubi

12
×

Gedung Permanen Sekolah Rakyat Jombang Resmi Digunakan, MPLS Dibuka Bupati Warsubi

Share this article
Gedung Permanen Sekolah Rakyat Jombang Resmi Digunakan, MPLS Dibuka Bupati Warsubi
Bupati Jombang, Warsubi, saat membuka MPLS SRT 8 di Tunggorono Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kamis (30/7/2026).

Pembukaan dikemas dalam kegiatan Open House yang diikuti ratusan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran pemerintah daerah.

Pembukaan MPLS dipimpin langsung Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin, dan didampingi Forkopimda, serta perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI, Kementerian Sosial.

Bupati Warsubi mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang memulai tahun ajaran baru.

Ia berharap kegiatan MPLS menjadi langkah awal bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun semangat belajar.

Menurut Warsubi, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang setara dan berkualitas bagi seluruh anak tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun kondisi sosial.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan semangat, rajin, dan tekun untuk meraih prestasi. Jangan ragu terhadap kemampuan diri sendiri karena setiap anak memiliki potensi untuk berhasil selama mau berusaha dan tidak mudah menyerah,” ujar Warsubi.

Ia juga mengingatkan para siswa bahwa mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, disiplin, kejujuran, karakter yang baik, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Melalui rangkaian MPLS, para peserta didik diharapkan mampu mengenal lingkungan sekolah, memahami proses pembelajaran, membangun persahabatan, serta meningkatkan rasa percaya diri sebagai bagian dari keluarga besar Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

“Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif menjadi kunci dalam mengembangkan potensi peserta didik,” paparnya.

Saat ini, sambung Warsubi Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang berdiri di atas lahan milik Pemkab Jombang seluas 6,3 hektare. Sekolah tersebut menampung 370 peserta didik yang terdiri atas 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 100 siswa angkatan sebelumnya.

“Alhamdulillah Jombang mendapat kesempatan pertama mendirikan Sekolah Rakyat. Hari ini kita bisa menyaksikan gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Jombang yang representatif dengan dukungan tenaga pendidik yang luar biasa. Ini merupakan keberkahan bagi Kabupaten Jombang,” kata Warsubi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Kabupaten Jombang Andik Minarto menjelaskan bahwa rintisan Sekolah Rakyat di Jombang telah berjalan sejak 14 Juli 2025 di SKB Mojoagung.

Setelah pembangunan gedung permanen rampung, kegiatan belajar mengajar kini resmi dipusatkan di Desa Tunggorono dan diawali dengan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan MPLS turut dimeriahkan berbagai penampilan siswa, mulai Pasukan Baris-Berbaris (PBB), storytelling berbahasa Inggris, pertunjukan seni, kungfu, hingga pantomim. Kedatangan Bupati Warsubi juga disambut yel-yel Pramuka, penyerahan buket bunga, dan Tari Remo “Cucuk Lampah”.

Usai membuka MPLS secara resmi, Bupati bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya ruang kelas, laboratorium, ruang guru, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta melihat hasil karya seni para siswa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *