Politik

Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia 2,3 Persen, Jamiluddin Soroti Safari Jokowi

3
×

Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia 2,3 Persen, Jamiluddin Soroti Safari Jokowi

Share this article
Elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia 2,3 Persen, Jamiluddin Soroti Safari Jokowi
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga saat menyampaikan pandangan terkait elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia dan safari politik Joko Widodo.(Sudutkota.id/Dok. Pribadi)

JAKARTA, Sudutkota.id – Safari politik Joko Widodo ke Bandung dan Bekasi pada 26-27 September 2026 menjadi momentum yang disorot karena berlangsung menjelang Pemilu 2029.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai kunjungan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan konsolidasi internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tetapi juga memiliki kaitan dengan upaya memperkuat elektoral partai.

Bandung memiliki catatan penting bagi PSI setelah partai tersebut memperoleh empat kursi DPRD Kota Bandung pada Pemilu 2024. Jumlah itu meningkat dari tiga kursi pada periode sebelumnya, sehingga wilayah tersebut dinilai memiliki basis yang penting untuk dipertahankan.

“Pilihan safari politik Jokowi ke Bandung dan Bekasi tampaknya bukan sekadar kunjungan seremonial dan konsolidasi internal PSI. Jokowi mengunjungi dua lokasi itu tentunya punya tujuan politik tertentu, khususnya target masuk Senayan pada Pileg 2029,” kata Jamiluddin, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Jamiluddin, Bekasi juga memiliki arti karena karakter wilayah perkotaan menjadi salah satu ruang perebutan dukungan partai. Safari Jokowi di dua daerah tersebut, dalam pandangannya, dapat diarahkan untuk menjaga pemilih PSI sekaligus memperluas dukungan menjelang Pemilu 2029.

Jokowi selama ini menjadi figur yang ditempatkan PSI dalam berbagai agenda politik partai. Namun, efektivitas penggunaan figur tersebut sebagai pengungkit elektoral masih menjadi persoalan yang perlu dilihat melalui data dukungan pemilih.

Poltracking Indonesia dalam survei nasional yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 mencatat elektabilitas PSI sebesar 2,3 persen. Survei terhadap 1.220 responden di 38 provinsi itu memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Keyakinan PSI itu memang masih perlu diuji. Namun setelah Jokowi safari politik ke Lampung dan Nusa Tenggara Timur, elektoral PSI tetap rendah,” ujar Jamiluddin.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat safari Jokowi di Bandung dan Bekasi menjadi bagian dari proses untuk melihat apakah strategi berbasis figur tersebut mampu memperkuat dukungan PSI.

“Jadi, safari politik Jokowi hingga saat ini belum dapat meningkatkan elektoral PSI,” katanya. Dampak kunjungan ke dua wilayah itu sendiri masih perlu dilihat dari perkembangan dukungan dan data elektoral berikutnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *