Sudutkota.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemkab Jember melakukan pemasangan box culvert untuk pembangunan jembatan penghubung Desa Patemon dan Desa Kramat Sukoharjo di Dusun Krajan, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul.
Pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek fisik. Bagi masyarakat setempat, akses tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan aktivitas sosial dan ekonomi warga, khususnya masyarakat Desa Kramat Sukoharjo yang selama ini bergantung pada jalur tersebut untuk keluar masuk wilayahnya.
Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember Muhammad Fawait dan DPUPR Jember, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan tersebut.
“Atas nama masyarakat Desa Patemon, masyarakat Desa Kramat Sukoharjo, dan masyarakat Tanggul pada umumnya, kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PU Kabupaten Jember dan juga kepada Gus Bupati Jember atas pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Patemon dengan Desa Kramat Sukoharjo,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Menurut Fariqul, keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi satu-satunya akses bagi warga Kramat Sukoharjo untuk menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus sebagai jalur utama perekonomian masyarakat.
“Jembatan ini merupakan satu-satunya akses masyarakat Kramat Sukoharjo untuk keluar dan masuk wilayahnya serta menjadi jalur ekonomi masyarakat. Karena itu sangat dibutuhkan,” katanya.
Pembangunan jembatan ini sejalan dengan komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait yang menempatkan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu strategi utama dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi harus menjangkau desa-desa yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur yang merata, pemerintah berharap dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas, memperlancar distribusi hasil pertanian dan usaha masyarakat, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan akses yang baik, biaya distribusi dapat ditekan, mobilitas masyarakat meningkat, dan peluang ekonomi baru dapat tumbuh.
Karena itu, pembangunan jembatan di Desa Patemon dinilai memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar memperbaiki akses jalan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa sebagai langkah nyata dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan daya saing daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Patemon, Arismanto, mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut merupakan harapan lama masyarakat yang akhirnya terealisasi. Ia mengaku kondisi di lokasi sebelumnya sering menimbulkan persoalan, terutama saat debit air meningkat.
“Kami mewakili warga Dusun Krajan I RT 11 RW 01 mengucapkan banyak terima kasih kepada Gus Bupati Muhammad Fawait yang telah memberikan program ini melalui Dinas PUPR,” ujarnya.
Arismanto mengatakan, sebelum pembangunan dilakukan, lokasi tersebut kerap terdampak banjir dan berisiko bagi keselamatan warga yang melintas.
“Dulu lokasi ini sering terjadi banjir, bahkan kemarin ada seorang anak yang jatuh di sini. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas program percepatan perbaikan jembatan di Desa Patemon,” katanya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur di wilayahnya dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat terakomodasi oleh pemerintah daerah.
Pemasangan box culvert yang saat ini tengah berlangsung diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus memperkuat struktur jembatan agar lebih aman dan tahan lama.
Dengan selesainya pembangunan tersebut nantinya, masyarakat Desa Patemon dan Desa Kramat Sukoharjo akan memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial.
Dijelaskan, pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Jember yang lebih maju. Sebab, ketika akses masyarakat terbuka dan roda ekonomi bergerak lebih cepat, maka upaya menekan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan warga dapat berjalan lebih efektif.




















