Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Pegawai Sempat Terganggu

23
×

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Pegawai Sempat Terganggu

Share this article
Suasana di di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026), saat Petugas Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan. (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berada di Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026) dini hari. Penggeledahan tersebut menjadi perhatian publik karena berlangsung hanya sehari setelah pemerintah melakukan pergantian jajaran pimpinan BGN.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas perkantoran sempat terganggu akibat proses penyidikan yang masih berlangsung. Sejumlah pegawai yang datang untuk bekerja terlihat menunggu di area depan dan lobi gedung. Pintu gerbang kantor juga sempat ditutup selama penggeledahan dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan resmi mengenai perkara yang menjadi dasar penggeledahan maupun barang bukti yang tengah dicari penyidik. Upaya konfirmasi kepada Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung juga belum memperoleh tanggapan.

Penggeledahan tersebut terjadi beberapa jam setelah pemerintah mengumumkan restrukturisasi pimpinan BGN. Pada Selasa (2/6/2026) malam, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Dua wakil kepala lembaga itu juga turut diganti.

Pemerintah menyebut pergantian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BGN setelah sekitar satu setengah tahun menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan hasil pemantauan pemerintah, masukan kementerian terkait, serta respons masyarakat sebagai penerima manfaat program.

Sebelumnya, BGN dan Kejaksaan Agung diketahui menjalin kerja sama dalam pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Kerja sama tersebut diumumkan pada Maret 2026 dengan tujuan memperkuat sistem pengawasan hingga tingkat daerah agar program berjalan transparan dan akuntabel.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah penggeledahan yang dilakukan penyidik Kejagung berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis atau perkara lain yang sedang ditangani. Kejaksaan Agung diperkirakan akan menyampaikan penjelasan resmi setelah proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti selesai dilakukan.

Perkembangan kasus ini menjadi sorotan karena BGN merupakan lembaga yang bertanggung jawab menjalankan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan pelajar dan kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *