Sudutkota.id – Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kota Malang mematok target tinggi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026.
Sebanyak 25 atlet terbaik disiapkan untuk berlaga dalam ajang yang akan berlangsung di Surabaya pada Juli mendatang dengan target meraih sedikitnya empat medali emas pada kategori usia di bawah 18 tahun.
Ketua Umum Pabersi Kota Malang, Sony Rudiwiyanto, mengatakan seluruh atlet yang akan diterjunkan merupakan hasil seleksi dan evaluasi prestasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, Kejurprov menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak jauh hari. Mulai dari tes prestasi, evaluasi kemampuan atlet hingga program latihan yang berkelanjutan. Saat ini sekitar 24 hingga 25 atlet sudah siap diterjunkan untuk menghadapi Kejurprov maupun agenda pembinaan menuju Porprov 2027,” ujar Sony, Senin (1/6/2026).
Menurut Sony, target empat medali emas bukan sekadar ambisi, melainkan didasarkan pada perkembangan positif yang ditunjukkan para atlet muda selama menjalani program latihan. Sejumlah lifter dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing dan naik podium pada level provinsi.
“Kami melihat ada potensi besar dari atlet-atlet muda yang kami miliki. Mereka menunjukkan semangat tinggi dan kemampuan yang terus meningkat. Karena itu kami optimistis target empat medali emas bisa diraih,” kata Sony yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang ini.
Anggota Komisi C tersebut menegaskan bahwa, pembinaan atlet tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga pembentukan karakter serta dukungan terhadap pendidikan atlet. Langkah itu dinilai penting agar para atlet dapat berkembang secara maksimal baik di bidang olahraga maupun akademik.
“Kami ingin atlet merasa mendapat dukungan penuh selama proses pembinaan. Selain latihan, kami juga memperhatikan pendidikan dan pengembangan karakter mereka. Atlet yang hebat harus memiliki mental kuat, disiplin, dan masa depan yang baik,” jelasnya.
Di sisi lain, Sony mengakui persaingan cabang olahraga angkat berat di Jawa Timur saat ini semakin kompetitif. Hampir seluruh daerah kini serius melakukan pembinaan sehingga melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di berbagai kejuaraan.
“Dulu mungkin hanya beberapa daerah yang mendominasi. Sekarang hampir semua kabupaten dan kota memiliki atlet potensial. Persaingan semakin merata sehingga kami harus bekerja lebih keras agar tetap kompetitif dan mampu mempertahankan prestasi,” tegasnya.
Meski demikian, optimisme tetap menjadi modal utama Pabersi Kota Malang. Berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari program latihan, akomodasi, transportasi hingga koordinasi dengan KONI dan Disporapar Kota Malang telah dipersiapkan secara matang demi menunjang performa atlet saat bertanding.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan dari berbagai pihak, Pabersi Kota Malang berharap mampu mengharumkan nama daerah pada Kejurprov Jawa Timur 2026 sekaligus membangun fondasi kuat untuk meraih prestasi lebih besar pada Porprov Jatim 2027.




















