Sudutkota.id – Prestasi atlet balap sepeda Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Namun, di balik capaian para atlet tersebut, kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana olahraga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, salah satunya pembenahan Velodrom Sawojajar, Kota Malang.
Hal itu menjadi sorotan saat Piala Gubernur Jawa Timur Track Race 2026 digelar di Velodrom Sawojajar, Kota Malang, Sabtu (11/7/2026). Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa prestasi atlet harus berjalan beriringan dengan dukungan fasilitas yang memadai.
Kejuaraan yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026 tersebut diikuti ratusan pembalap dari berbagai klub dan lima provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, dan Bali. Kehadiran atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Velodrom Sawojajar masih menjadi salah satu venue balap sepeda lintasan yang diperhitungkan di tingkat nasional.
Emil mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar dalam olahraga balap sepeda dan telah membuktikan diri sebagai salah satu daerah dengan tradisi prestasi yang kuat.
“Balap sepeda merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Jawa Timur. Prestasi yang sudah diraih harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan fasilitas yang memadai,” ujar Emil.
Ia menyebut atlet-atlet Jawa Timur telah mampu mencatatkan prestasi di berbagai ajang nasional, baik nomor track race, road race, maupun BMX. Capaian tersebut, menurut Emil, harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak generasi atlet baru.
Namun, Emil menilai keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada kualitas atlet dan pelatih. Infrastruktur olahraga juga menjadi faktor penting dalam menciptakan atlet berprestasi.
Karena Velodrom Sawojajar merupakan aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Emil meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim segera melakukan inventarisasi kebutuhan fasilitas yang harus diperbaiki.
“Sudah saya minta Dispora Provinsi untuk menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan yang paling mendesak. Dari situ nanti akan disusun langkah perbaikan sesuai prioritas,” tegas Emil.
Menurutnya, pembenahan venue olahraga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan olahraga di Jawa Timur. Kota Malang dinilai memiliki potensi besar karena telah memiliki fasilitas velodrom yang dapat dikembangkan sebagai pusat pembinaan balap sepeda.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap Velodrom Sawojajar.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim 2026 menjadi bukti bahwa Velodrom Malang masih memiliki daya tarik sebagai lokasi kompetisi balap sepeda tingkat nasional.
“Kami optimistis setelah ada arahan dari Pak Wakil Gubernur, kebutuhan-kebutuhan Velodrom akan segera dipetakan. Pembinaan atlet sangat ditentukan oleh kualitas sarana dan prasarana olahraga,” ujar Baihaqi.
Menurut Baihaqi, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, mekanik, dan keluarga peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta pelaku usaha mikro di sekitar kawasan Velodrom.
“Event seperti ini memberikan dampak ekonomi yang nyata. Hotel, kuliner, dan UMKM ikut merasakan manfaat dari penyelenggaraan kejuaraan,” katanya.
Baihaqi berharap pembenahan Velodrom Sawojajar dapat segera dilakukan sehingga fasilitas tersebut semakin representatif untuk menggelar event olahraga dengan level lebih tinggi.
“Kami berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas fasilitas Velodrom. Dengan venue yang semakin baik, Kota Malang siap menjadi tuan rumah kejuaraan nasional bahkan internasional dan menjadi tempat lahirnya atlet-atlet balap sepeda berprestasi,” pungkasnya.




















