Sudutkota.id – Bawaslu Kabupaten Nias Selatan (Nisel) bersama Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Romson Poskoro Purba, melaksanakan kegiatan uji petik pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di Desa Bawonahono, Kecamatan Fanayama, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan akurasi dan validitas data pemilih sebagai bagian dari upaya pengawasan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.
Kehadiran rombongan Bawaslu disambut baik oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bawonahono.
Kepala Desa Bawonahono, Petrus Hondro, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan uji petik di wilayahnya.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat terdata dengan baik dalam daftar pemilih serta mencegah adanya data pemilih yang tidak akurat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Sumut, Romson Poskoro Purba, menegaskan bahwa pelaksanaan uji petik merupakan langkah strategis untuk menguji kesesuaian data pemilih di lapangan dengan data yang tersedia.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu dapat mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian data, seperti pemilih yang telah meninggal dunia, pindah domisili, atau pemilih yang telah memenuhi syarat tetapi belum terdaftar.
Lebih lanjut, Romson menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, penyelenggara pemilu, dan masyarakat dalam menjaga kualitas data pemilih guna mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas.
Melalui kegiatan uji petik tersebut, Bawaslu Nisel berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga hak konstitusional warga negara serta meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Nias Selatan.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Bawaslu Nisel Neli Pesta H. Zebua, Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Nisel Yosua Buulolo, Koordinator Divisi P3S Bawaslu Nisel Romanus Halawa, Kepala Sekretariat Bawaslu Nisel Al Juli Duha, S.IP., serta sejumlah anggota rombongan lainnya.




















