Peristiwa

Adu Banteng Dua Motor di Poncokusumo, Warga Berhamburan ke Jalan Usai Dengar Benturan Keras

3
×

Adu Banteng Dua Motor di Poncokusumo, Warga Berhamburan ke Jalan Usai Dengar Benturan Keras

Share this article
Adu Banteng Dua Motor di Poncokusumo, Warga Berhamburan ke Jalan Usai Dengar Benturan Keras
Warga dan petugas kepolisian berada di lokasi kecelakaan adu banteng dua sepeda motor di Jalan Raya Karanganyar, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (29/5/2026) dini hari.(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Suasana dini hari di Jalan Raya Karanganyar RT 38 RW 15, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang mendadak gempar, Jumat (29/5). Warga sekitar berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras dari tengah jalan.

Saat warga mendatangi lokasi, dua sepeda motor sudah dalam kondisi ringsek usai terlibat tabrakan adu banteng. Sejumlah korban tampak tergeletak di badan jalan dengan kondisi luka parah, sementara serpihan kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Kecelakaan maut tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernopol N-3341-EFR dan Honda Scoopy bernopol DK-6270-F.

Pantauan di lokasi, ruas jalan terlihat minim penerangan. Lampu jalan yang tidak terlalu terang membuat kondisi sekitar tampak gelap saat kejadian berlangsung. Warga sekitar pun berusaha memberikan pertolongan sambil menunggu petugas kepolisian dan ambulans datang ke lokasi.

“Suaranya keras sekali, warga langsung keluar rumah. Pas dilihat sudah ada korban tergeletak di jalan dan motornya hancur di tengah jalan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya di sekitar lokasi kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara motor meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RS Wajak Husada.

Masing-masing korban yakni AGS (17), warga Dusun Nongkosewu, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo dan MFS (13), warga Dusun Krajan, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Selain korban meninggal dunia, empat penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korban jiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor di wilayah Poncokusumo yang menyebabkan dua orang meninggal dunia dan beberapa korban luka,” ujar AKP Alif.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat Honda Beat yang dikendarai AGS melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga bergerak terlalu ke kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Scoopy yang dikendarai MFS dengan membawa dua penumpang.

“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Benturan keras membuat kedua pengendara terpental dan mengalami luka berat di bagian kepala. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berupaya mengevakuasi korban sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Malang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Polisi juga masih mendalami dugaan salah satu kendaraan melaju tanpa menyalakan lampu utama saat melintas di jalan yang minim penerangan tersebut.

“Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Kami masih meminta keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah bukti di lokasi kejadian,” pungkas AKP Alif.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *