Daerah

Belasan Ribu Warga Saksikan Karnaval Sound Horeg Badean, Sound Brewok Jadi Penutup

5
×

Belasan Ribu Warga Saksikan Karnaval Sound Horeg Badean, Sound Brewok Jadi Penutup

Share this article
Belasan Ribu Warga Saksikan Karnaval Sound Horeg Badean, Sound Brewok Jadi Penutup
Anggota DPRD Jember, Budi Wicaksono saat hadiri Karnaval Sound Horeg Desa Badean yang mampu menyedot perhatian belasan ribu orang. (Sudutkota.id/Winardi NP)

JEMBER, Sudutkota.id – Dentuman bass menggelegar memecah Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Sabtu (3/10/2026).

Belasan ribu warga tumpah ruah menyaksikan Karnaval Sound Sistem 2026 yang menampilkan pawai pengeras suara berkekuatan tinggi atau sound horeg.

Menurut Fauzi, Ketua Penyelenggara, sebanyak 15 peserta sound horeg ambil bagian dalam karnaval ini. Peserta yang tampil yang membawa puluhan subwoofer, serta partisipasi sound lokal Badean bersama pemuda setempat, mampu menghibur warga. Sebagai pamungkas, kehadiran Sound Brewok Audio sebagai peserta penutup sontak menyedot perhatian ribuan penonton.

Menurut Fauzi, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini sebagai wujud kekompakan warga. Sekaligus memberikan manfaat bagi warga. Banyaknya penonton yang menyaksikan, kata Fauzi, warga juga memanfaatkan momentun tersebut untuk berjualan.

“Semua kompak. UMKM bisa berjalan baik di Desa Badean, Kemuningsari, dan Desa Pakis,” ujarnya. Termasuk warga bisa mengais rezeki dengan membuka tempat parkir.

Sementara itu, Kepala Desa Badean, Purnanto mengatakan, animo masyarakat terhadap karnaval sound horeg sangat luar biasa. Satu peserta saja mampu menarik ratusan pengiring.

“Satu peserta sound horeg saja diikuti 300 sampai 500 orang. Kalau 15 peserta saja di rata-rata kisaran 4 ribu yang ikut. Belum lagi warga yang menonton di pinggir jalan hingga lebih sepuluh ribu,” ujar Purnanto di sela kegiatan.

Menurut Purnanto, selain sebagai hiburan rakyat, karnaval ini sengaja digelar untuk membangkitkan ekonomi warga.

“Dari desa inginnya memang membangkitkan ekonomi rakyat lewat kegiatan ini,” katanya.

Pantauan di lapangan, rute karnaval yang mengambil start dari Lapangan Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti dan finish di Lapangan Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari ini penuh sesak. Meski hajatan digelar oleh Desa Badean, rutenya melintasi dua kecamatan, yakni Panti dan Bangsalsari.

Sepanjang jalan yang dilalui pawai sound horeg, warga memanfaatkan momentum untuk berjualan makanan, minuman, hingga mainan anak. Kepadatan arus lalu lintas pun tak terhindarkan sejak prosesi cek sound hingga pawai utama dimulai, seiring ramainya warga yang datang dari berbagai desa sekitar.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut juga hadir anggota DPRD Kabupaten Jember, Budi Wicaksono. Budi Wicaksono menjelaskan, pihaknya mengapresiasi kegiatan karnaval sound horeg yang mampu menarik animo masyarakat untuk menyaksikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Desa Badean, warga Kemuningsari Lor juga terhibur. Terima kasih kepada teman-teman warga Badean yang telah menempati desa kami. Kami mengucapkan sangat-sangat terima kasih,” ujar Budi yang asli Desa Kemuningsari Lor, Panti ini.

Budi berharap, tahun depan pelaksanaan karnaval sound horeg bisa lebih besar dan baik lagi. “Semoga tahun depan lebih besar, insyaAllah saya akan ikut serta,” ujarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *