Daerah

83 Jemaah Umrah Jombang Akhirnya Pulang ke Indonesia, Tiket Beli Sendiri

15
×

83 Jemaah Umrah Jombang Akhirnya Pulang ke Indonesia, Tiket Beli Sendiri

Share this article
83 Jemaah Umrah Jombang Akhirnya Pulang ke Indonesia, Tiket Beli Sendiri
Tangkapan layar rekaman video yang menunjukkan jamaah umroh memasuki bandara untuk pulang ke Indonesia.(Sudutkota.id/Dok. Kemenhaj)

JOMBANG, Sudutkota.id – Sebanyak 83 jemaah umrah asal Jombang yang sempat tertahan di Arab Saudi akhirnya kembali ke Indonesia. Kepulangan para jemaah dilakukan secara mandiri setelah mereka membeli tiket pesawat sendiri.

Masing-masing jemaah harus mengeluarkan biaya sekitar Rp7,2 juta untuk membeli tiket penerbangan pulang ke Tanah Air.

Divisi Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Umiyyatul Chusnah, membenarkan seluruh jemaah yang tergabung dalam rombongannya telah tiba di Indonesia.

“Jamaah KBIHU Muslimat alhamdulillah sudah pulang semuanya,” ujar Ema, Jumat (18/9/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, juga membenarkan kepulangan seluruh jemaah tersebut.

Menurut Ilham, para jemaah akhirnya memilih membeli tiket pesawat sendiri karena tidak kunjung mendapatkan kepastian penerbangan dari pihak travel.

“Dari melihat kondisi jemaah, akhirnya kemarin jemaah memutuskan untuk beli tiket sendiri untuk kepulangan jemaah umrah ke Indonesia. Informasi dari jemaah, tiketnya beli sendiri dengan jumlah nominal Rp7.200.000 per jemaah,” ujarnya.

Dengan pembelian tiket secara mandiri tersebut, seluruh jemaah yang sebelumnya masih berada di Arab Saudi akhirnya dapat kembali ke Indonesia.

Persoalan yang dialami puluhan jemaah umrah asal Jombang tersebut sebelumnya menjadi perhatian Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang mengambil langkah terhadap biro perjalanan ibadah umrah PT Annisa Ahmada Travelindo yang sebelumnya bermasalah dengan keberangkatan dan kepulangan jemaah.

Status izin operasional Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT Annisa Ahmada Travelindo resmi diblokir mulai, Kamis (17/9/2026).

Pemblokiran dilakukan setelah biro perjalanan yang beralamat di Jalan KH Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang, tersebut sebelumnya membatalkan keberangkatan 192 jemaah.

Persoalan kemudian berlanjut setelah muncul masalah terkait tanggung jawab kepulangan jemaah yang menggunakan jasa biro perjalanan tersebut.

Kepala Kantor Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, membenarkan status PPIU PT Annisa Ahmada Travelindo telah diblokir.

“Ya benar, status PPIU PT Annisa Ahmada Travelindo per Kamis, 17 September 2026 telah diblokir,” ujarnya, Jum’at (18/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, biro perjalanan yang dipimpin Erny Khoirun Nisa selaku direktur tersebut kini tidak dapat menjalankan operasional sebagai PPIU.

Pemblokiran status PPIU ini merupakan tindak lanjut atas persoalan yang sebelumnya dialami sejumlah jemaah.

PT Annisa Ahmada Travelindo diketahui sempat membatalkan keberangkatan jemaah yang telah menggunakan jasa biro perjalanan tersebut.

Persoalan kembali mencuat setelah terdapat keluhan mengenai tanggung jawab biro perjalanan terhadap kepulangan jemaah ke Tanah Air.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *