Daerah

Persiapan Muktamar NU 2026 di Jombang Dikebut, Target 90 Persen pada 20 Agustus

3
×

Persiapan Muktamar NU 2026 di Jombang Dikebut, Target 90 Persen pada 20 Agustus

Share this article
Target 90 Persen pada 20 Agustus, Persiapan Muktamar ke-35 NU di Jombang Digenjot
Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, terus dikebut menjelang hari H.

Hingga 10 Agustus 2026 kemarin, progres persiapan secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 50 persen.

Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau kesiapan fasilitas di Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang.

Menurut Gus Ipul, persiapan fasilitas Muktamar NU 2026 di Unwaha menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan peninjauan sepekan sebelumnya. Sejumlah kebutuhan logistik dan akomodasi peserta mulai berdatangan dan ditata di lokasi.

“Dibanding seminggu yang lalu, sekarang sudah jauh lebih lengkap. Kasur-kasur juga sudah berdatangan. AC sudah terpasang di 250 ruangan,” ujar Gus Ipul, Rabu (12/8/2026).

Unwaha Jombang nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat hunian peserta Muktamar ke-35 NU. Kampus tersebut juga dipersiapkan menjadi salah satu pusat rangkaian persidangan komisi yang akan membahas dan merumuskan berbagai rekomendasi strategis organisasi.

Gus Ipul menilai sarana dan prasarana di Unwaha sudah cukup memadai. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan fisik pendukung di berbagai titik lokasi Muktamar NU di Jombang dapat diselesaikan sesuai jadwal.

“Secara umum infrastrukturnya sudah cukup. Tinggal partisi-partisi yang akan dibangun dan ditambahkan agar membuat kondisi lebih nyaman untuk peserta,” ungkapnya.

Panitia menargetkan progres persiapan Muktamar ke-35 NU telah mencapai lebih dari 90 persen pada 20 Agustus 2026. Dalam beberapa hari ke depan, pengerjaan akan difokuskan pada tahap finishing sekaligus meningkatkan kenyamanan peserta.

Dalam peninjauan tersebut, Gus Ipul juga memberikan apresiasi kepada panitia lokal, khususnya KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, serta jajaran pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Menurut dia, penunjukan Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU 2026 dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keputusan penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi Muktamar diterbitkan sekitar 50 hari sebelum pelaksanaan.

“Penetapan Tambakberas sebagai tempat Muktamar itu 50 hari sebelum pelaksanaan. Pendek sekali dan sekarang sudah tinggal 17 hari lagi,” tuturnya.

Meski persiapannya dikebut dalam waktu terbatas, sinergi lintas pihak membuat progres persiapan terus meningkat. Gus Ipul pun optimistis Jombang siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU.

“Awalnya kita cukup ragu juga, tapi hari ini kita optimis. Insyaallah sudah sangat siap Tambakberas menjadi tuan rumah,” paparnya.

Sesuai agenda, Muktamar ke-35 NU akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

Pada pembukaan Muktamar pada 27 Agustus mendatang, PBNU dijadwalkan mengundang Presiden Republik Indonesia.

Selain persiapan infrastruktur, PBNU juga terus memutakhirkan administrasi kepesertaan Muktamar ke-35 NU. Hingga saat ini, proses verifikasi Daftar Peserta Sementara (DPS) telah mencapai lebih dari 95 persen.

Jumlah kepengurusan yang masuk dalam DPS tercatat lebih dari 525 pengurus. Angka tersebut mendekati proyeksi total kepesertaan yang mencapai lebih dari 560 kepengurusan cabang dan wilayah.

PBNU menilai pemutakhiran data peserta menjadi bagian penting untuk memastikan keabsahan hak suara serta kehadiran pengurus daerah dalam Muktamar NU 2026.

Penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang sah juga terus digenjot agar seluruh peserta memenuhi ketentuan tata tertib organisasi.

“Sekarang terus berproses, masih banyak juga yang melakukan konferensi wilayah maupun konferensi cabang. Intinya kita ingin hak cabang dan wilayah untuk ikut Muktamar bisa difasilitasi dengan SK yang sah,” pungkas Gus Ipul.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *