Daerah

Peserta Muktamar NU 2026 Bisa Nikmati Pijat Gratis, Tiga Posko Disiapkan di Tambakberas

12
×

Peserta Muktamar NU 2026 Bisa Nikmati Pijat Gratis, Tiga Posko Disiapkan di Tambakberas

Share this article
Peserta Muktamar NU 2026 Bisa Nikmati Pijat Gratis, Tiga Posko Disiapkan di Tambakberas
Relawan pijat gratis yang bersiap untuk perhelatan Muhtamar ke 35. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, tidak hanya menjadi lokasi pengambilan keputusan strategis organisasi.

Perhelatan akbar ini juga menjadi ruang khidmat bagi warga nahdliyin yang ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para ulama dan muktamirin dari seluruh Indonesia.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan pijat gratis bagi peserta Muktamar NU 2026.

Sebanyak 100 relawan pemijat telah disiagakan untuk membantu memulihkan kondisi fisik para muktamirin yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh maupun mengikuti rangkaian sidang.

Para relawan berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Madura hingga luar Jawa. Mayoritas merupakan alumni PPBU Tambakberas serta praktisi terapi yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga demi menyukseskan Muktamar ke-35 NU.

Anggota Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang, Muhammad Romli, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada para kiai dan tamu Nahdlatul Ulama.

“Peserta Muktamar banyak yang datang dari jauh. Setelah rapat atau perjalanan tentu merasa lelah. Kami menyediakan layanan pijat gratis ini murni sebagai bentuk khidmat,” ujar Romli, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Romli, jumlah relawan yang saat ini mencapai 100 orang masih berpotensi bertambah. Tingginya antusiasme warga NU untuk ikut melayani para tamu menjadi alasan semakin banyak relawan yang mendaftarkan diri.

Untuk memudahkan pelayanan, panitia membagi relawan ke dalam tiga posko yang tersebar di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yakni di MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, dan Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha).

Panitia juga menerapkan etika pelayanan dengan menempatkan relawan perempuan khusus untuk melayani nyai maupun peserta perempuan.

Layanan yang diberikan meliputi terapi pijat pada bagian kepala, badan, kaki hingga refleksi untuk membantu merilekskan otot yang tegang akibat aktivitas selama muktamar.

Agar seluruh peserta dapat merasakan manfaat layanan tersebut, durasi pijat bagi setiap muktamirin dibatasi sekitar 15 menit.

“Kami menyambut saudara-saudara NU dari seluruh Indonesia. Kesempatan ini semata-mata untuk mencari berkah kiai. Tidak ada imbalan yang kami harapkan selain kenyamanan para tamu,” pungkas Romli.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *