Olahraga

37 Tim Ramaikan AXIS Nation Cup Regional Malang 2026, Pemkot Malang Bidik Lahirkan Bibit Atlet dan Dongkrak Sport Tourism

16
×

37 Tim Ramaikan AXIS Nation Cup Regional Malang 2026, Pemkot Malang Bidik Lahirkan Bibit Atlet dan Dongkrak Sport Tourism

Share this article
37 Tim Ramaikan AXIS Nation Cup Regional Malang 2026, Pemkot Malang Bidik Lahirkan Bibit Atlet dan Dongkrak Sport Tourism
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin (tengah), didampingi Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan dan jajaran panitia berfoto bersama usai membuka AXIS Nation Cup (ANC) Regional Malang 2026 di GOR Ken Arok, Jumat (7/8/2026).(foto:sudutkota.id/Andik Agus Demit)

Sudutkota.id – Sebanyak 37 tim SMA/SMK/MA se-Malang Raya ambil bagian dalam AXIS Nation Cup (ANC) Regional Malang 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat (7/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026), di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Turnamen futsal pelajar ini tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi indikator semakin kuatnya posisi Kota Malang sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga sekaligus wadah pembinaan atlet usia sekolah.

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, yang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kompetisi olahraga yang digagas pihak swasta karena dinilai mampu melahirkan bibit atlet sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

“Kami sangat bahagia melihat banyak generasi muda, khususnya atlet-atlet dari Malang Raya, ikut serta dalam AXIS Nation Cup. Ini merupakan agenda yang sangat positif karena bukan hanya mencari juara, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, keberanian, dan semangat berkompetisi,” ujar Ali dalam sambutannya.

Menurutnya, olahraga merupakan media pendidikan karakter yang efektif. Atlet tidak hanya dituntut mampu meraih kemenangan, tetapi juga belajar menerima kekalahan sebagai bagian dari proses pembentukan mental juara.

“Yang paling penting dalam kompetisi ini adalah bagaimana atlet mampu mengukur kemampuan, bekerja sama sebagai tim, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegasnya.

Ali berharap AXIS Nation Cup tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi kompetisi yang lebih rutin sehingga mampu menghasilkan atlet-atlet futsal yang siap memperkuat Kota Malang maupun Malang Raya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), PON hingga level nasional.

Di sisi lain, Pemkot Malang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan penyelenggara event swasta. Dukungan diberikan melalui kemudahan perizinan, penggunaan fasilitas olahraga, hingga koordinasi lintas sektor tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Selama kegiatan itu positif, kami mendukung penuh. Pemerintah mempermudah perizinan dan fasilitas. Ini bagian dari kolaborasi membangun Kota Malang sebagai kota penyelenggara event dan memperkuat branding Ngalam City,” kata Ali.

Ia juga menilai tingginya jumlah peserta menjadi modal penting bagi asosiasi futsal dalam melakukan pemantauan serta seleksi atlet berbakat yang nantinya diproyeksikan memperkuat daerah pada berbagai kejuaraan resmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan penyelenggaraan AXIS Nation Cup memperkuat target Kota Malang sebagai kota sport tourism sekaligus mendukung program 1.000 Event yang terus didorong Pemerintah Kota Malang.

Menurut Arif, hampir setiap pekan Kota Malang menjadi lokasi berbagai kejuaraan olahraga yang digelar komunitas maupun sektor swasta. Aktivitas tersebut memberikan dampak ekonomi yang nyata terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga pelaku UMKM.

“Setiap minggu hampir selalu ada event olahraga di Kota Malang. Tidak hanya futsal, tetapi juga lari, padel, sepeda dan cabang olahraga lainnya. Ini menunjukkan Kota Malang semakin dipercaya sebagai tuan rumah berbagai event olahraga,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada akhir pekan yang sama juga berlangsung sejumlah event olahraga lain yang menghadirkan ratusan atlet dari luar daerah. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor kuliner serta memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi yang tercipta.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *