Olahraga

Bupati Fawait: Turnamen Pelajar Ikhtiar Cari Bibit Terbaik Pemain Sepakbola Sejak Dini

9
×

Bupati Fawait: Turnamen Pelajar Ikhtiar Cari Bibit Terbaik Pemain Sepakbola Sejak Dini

Share this article
Bupati Fawait: Turnamen Pelajar Ikhtiar Cari Bibit Terbaik Pemain Sepakbola Sejak Dini
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat pembukaan Turnamen Pelajar yang digelar Askab PSSI Jember di kawasan Jember Sport Garden.(Sudutkota.id/Winardi NP)

JEMBER, Sudutkota.id – Suasana pembukaan turnamen pelajar sepakbola antar kecamatan dan antar sekolah yang digelar Askab PSSI Jember berlangsung meriah di Stadion Jember Sport Garden, Jumat sore (18/9/2026).

Selain dihadiri Bupati Jember, Dr Muhammad Fawait, SE, MSc dan Ketua Askab PSSI Jember, Abdullah Wait, juga hadir jajaran camat serta atlet sepakbola dari berbagai sekolah.

Maklum, turnamen pelajar antar kecamatan dan antar sekolah memperebutkan piala Bupati Jember ini, baru pertama kali digelar setelah sekian tahun tidak ada. Turnamen kali ini digelar untuk mencari bibit terbaik pemain sepakbola sejak usia dini.

Menurut Ketua Askab PSSi Jember, Abdullah Wait, liga pelajar ini merupakan bentuk kepedulian Bupati Jember terhadap cabang olahraga khususnya sepakbola. Termasuk sebagai ajang pembinaan usia dini untuk menciptakan bibit-bibit pemain timnas dan pemain profesional. Sekaligus ajang pencarian bakat di kecamatan-kecamatan untuk tim porprov dan tim PERSID Kabupaten Jember

Berdasarkan data, turnamen antar kecamatan diikuti 31 kecamatan. Untuk liga pelajar antar SD antar kecamatan diikuti sebanyak 28 kecamatan. Sedangkan liga pelajar antar SMP dengan jumlah 3 divisi dan play off sebanyak 48.

Sementara untuk liga pelajar antar MTs dengan jumlah 2 divisi dan play off sebanyak 16 tim. Untuk liga pelajar antar SMA/SMK/MA dengan jumlah 3 divisi dan play off sebanyak 44 tim

“Kita mengadakan turnamen tingkat kecamatan, antar pelajar berebut Piala Bupati. Dan ini kita laksanakan gratis. Tepuk tangan untuk kita semuanya. Besar harapan kami untuk sportifitas semua pemain, karena ini bagian dari semangat dari Pemerintah Kabupaten Jember yang berkolaborasi dengan PSSI,” ujarnya.

Wait menjelaskan, turnamen yang digelar ini sebagai bukti nyata janji bupati yang ingin memajukan sepakbola dilaksanakan.

“Saya ingat visi misi beliau, Gus Bupati dulu pernah ingin mengadakan kegiatan olahraga bagian dari wisata, dan ini sudah mulai terwujud. Karena dari banyaknya kegiatan ini, pasti UMKM akan terus berjalan. Dan kita tahu juga alhamdulillah kemarin juga Persid meskipun tidak masuk ke Liga 3 tapi sudah merangkak,” ujarnya.

Harapannya, sepakbola Jember makin maju dan PERSID Jember bisa masuk ke liga yang lebih tinggi lagi.

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait juga sangat mengapresiasi liga pelajar tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Askab PSSI Kabupaten Jember yang telah menjadi panitia dan penyelenggara pada acara Turnamen Piala Bupati Jember tahun 2026,” ujar Bupati Fawait.

Fawait juga berterima kasih kepada Kadisporabudpar Regar Jeane beserta seluruh jajaran yang terlibat. Termasuk TNI, Polri, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan Kepala Sekolah.

“​Saya yakin ini adalah ikhtiar. Mungkin bagi sebagian orang ini dianggap hal sepele, tapi mereka lupa bahwa sebelum persepakbolaan sebuah negara maju, selalu diawali dengan proses pengkaderan, diawali dengan proses turnamen-turnamen yang dimulai dari daerah, dimulai dari desa, dari sekolah, dari kecamatan, sampai ke level nasional,” ujarnya.

Harapannya, ikhtiar yang dilakukan kali ini bisa melahirkan pesepakbola yang handal dan membuat Indonesia bisa berprestasi di masa mendatang.

“Salah satunya di bidang olahraga, khususnya di bidang sepak bola. Mudah-mudahan nanti kita bisa masuk ke Piala Dunia. Amin. Kita enggak tahu nasib orang, kita enggak tahu. Jangan-jangan nanti pemainnya kalau masuk Piala Dunia, ada yang berasal dari Kabupaten Jember,” ujar Fawait yang disambut applaus para pesepakbola yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga menyampaikan perhatian dan kepedulian Pemkab Jember terhadap berbagai prestasi yang diraih warga Jember.

​”Anak-anak kita berprestasi itu ada yang di bidang akademik, ada juga yang di bidang non-akademik. Olahraga ini adalah bidang non-akademik, dan Pemerintah Kabupaten Jember menyediakan puluhan ribu beasiswa untuk anak-anak Jember yang berprestasi,” ujarnya.

Dengan demikian, prestasi yang diraih dalam gelaran Piala Bupati Jember kali ini, nantinya bisa jadi pertimbangan bagi Dinas Pendidikan untuk bisa dapat beasiswa kuliah di seluruh Indonesia.

Menariknya, ​dalam kesempatan tersebut, Bupati Fawait juga akan menilai kecamatan mana yang semangat dan terbanyak menang dalam pertandingan.

“Saya tadi lihat ada pertandingan antar kecamatan. Bukan cuman tanding antar pemain, saya pengin tahu kecamatan mana yang menang dan berhasil. Nah, nanti camatnya juga bisa kita perhitungkan, bisa dapat reward, sekaligus dapat punishment. Nanti dilihat nanti mana nih kecamatan yang paling semangat dan nanti mana yang paling juara, dan mana yang tidak semangat, berarti perlu dipindah kecamatannya,” ujar Fawait di hadapan para camat yang hadir. (*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *