Daerah

Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Desa, DPRD Jatim Tekankan Keterlibatan Seluruh Warga

12
×

Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Desa, DPRD Jatim Tekankan Keterlibatan Seluruh Warga

Share this article
Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Desa, DPRD Jatim Tekankan Keterlibatan Seluruh Warga
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan Batara Goa.(foto:sudutkota.id/ozy)

Sudutkota.id – Keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai tidak cukup hanya diukur dari banyaknya koperasi yang berdiri.

Yang lebih penting, koperasi harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui keterlibatan aktif seluruh warga sebagai anggota.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan Batara Goa, menegaskan bahwa konsep dasar koperasi adalah menghadirkan manfaat ekonomi bagi seluruh anggotanya. Karena itu, ia menilai setiap warga desa perlu menjadi bagian dari koperasi agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata.

“Konsep koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Idealnya, seluruh masyarakat yang ada di desa menjadi anggota sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan bersama,” ujar Yordan kepada awak media, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, indikator utama keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar jumlah koperasi yang terbentuk, melainkan sejauh mana koperasi mampu mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Yordan mengatakan, koperasi harus menjadi pusat pengembangan ekonomi lokal dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap desa. Berbagai produk unggulan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan hingga pelaku usaha mikro, perlu memperoleh dukungan pemasaran dan penguatan usaha melalui koperasi.

“Produk-produk hasil masyarakat desa harus menjadi prioritas untuk diberdayakan. Dengan begitu, masyarakat memiliki peluang lebih besar mengembangkan usahanya sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan koperasi juga harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan anggota. Tata kelola yang baik diyakini akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjadikan koperasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Selain menyoroti penguatan ekonomi desa, legislator dari Daerah Pemilihan Surabaya tersebut juga menyinggung pentingnya menjaga soliditas antarpenegak hukum. Menurutnya, sinergi antara Kepolisian dan Kejaksaan merupakan elemen penting dalam memastikan penegakan hukum berjalan efektif dan berkeadilan.

Yordan menilai kolaborasi kedua institusi harus tetap mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan kepentingan masyarakat luas agar tidak memunculkan persepsi negatif di tengah publik.

“Kita ingin sinergi yang dibangun benar-benar memperkuat penegakan hukum dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kepolisian maupun Kejaksaan harus tetap menjadi institusi yang profesional, transparan, dan berpihak pada keadilan,” tutupnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *