Daerah

Wakil Wali Kota Malang: Kehadiran Menteri PKP Bawa Solusi Nyata bagi UMKM, KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan Dinilai Percepat Ekonomi Rakyat

13
×

Wakil Wali Kota Malang: Kehadiran Menteri PKP Bawa Solusi Nyata bagi UMKM, KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan Dinilai Percepat Ekonomi Rakyat

Share this article
Wakil Wali Kota Malang: Kehadiran Menteri PKP Bawa Solusi Nyata bagi UMKM, KUR Rp100 Juta Tanpa Agunan Dinilai Percepat Ekonomi Rakyat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait berdialog dengan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin saat meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Kota Malang, Kamis (3/7/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait ke Kota Malang tidak hanya menjadi ajang peninjauan program pemerintah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar di SMAN 6 Kota Malang, Kamis (3/7/2026), pemerintah menegaskan komitmennya memperluas akses pembiayaan yang lebih mudah dan berpihak kepada masyarakat.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri PKP beserta jajaran kementerian yang dinilainya membawa semangat baru sekaligus solusi konkret terhadap persoalan ekonomi yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya.

Menurut Ali, kehadiran pemerintah pusat secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata bahwa berbagai persoalan yang dihadapi warga tidak hanya didengar, tetapi juga dicarikan jalan keluarnya melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Kami, atas nama Pemerintah Kota Malang dan seluruh masyarakat Kota Malang, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri. Kehadiran beliau bukan hanya menambah energi bagi kami, tetapi juga membawa kebahagiaan bagi masyarakat Kota Malang. Program-program kementerian yang dibawa hari ini sangat luar biasa karena langsung menyentuh persoalan yang paling krusial di tengah masyarakat,” ujar Ali.

Ia mengatakan, salah satu persoalan terbesar yang selama ini dihadapi masyarakat adalah sulitnya memperoleh akses permodalan dari lembaga keuangan. Tidak sedikit pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang, namun gagal mendapatkan pinjaman karena belum memiliki jaminan, agunan, ataupun rekam jejak usaha yang dinilai layak oleh perbankan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak usaha kecil kesulitan naik kelas meski memiliki prospek yang baik.

“Kita tahu sendiri, ketika masyarakat baru memulai usaha, sering kali perbankan belum sepenuhnya percaya karena profil usahanya masih baru. Akibatnya, banyak usaha yang sebenarnya potensial justru terhambat berkembang hanya karena akses pembiayaan yang sulit,” katanya.

Ali menilai kebijakan pemerintah yang menghadirkan fasilitas KUR dengan plafon pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan menjadi terobosan yang sangat dinantikan masyarakat. Kebijakan itu diyakini akan membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperoleh modal usaha tanpa terbebani persyaratan yang selama ini menjadi kendala.

“Program ini memberikan harapan baru bagi masyarakat. Kemudahan akses pembiayaan akan mempercepat pelaku usaha untuk naik kelas. Ini bukan sekadar bantuan modal, tetapi bentuk keberpihakan negara kepada ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga akan mendorong pemerataan ekonomi. Menurutnya, perputaran dana perbankan tidak boleh hanya dinikmati oleh korporasi besar atau kelompok usaha yang sudah mapan, tetapi juga harus dapat diakses oleh masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Ia bahkan mengutip nilai-nilai ekonomi dalam ajaran Islam yang menekankan pentingnya pemerataan perputaran harta agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan sampai perputaran ekonomi hanya terjadi di kalangan elit ekonomi atau korporasi besar. Dengan kemudahan KUR ini, masyarakat kecil memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Inilah yang akan memperkuat pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ali juga mengajak masyarakat untuk menjaga kepercayaan dalam memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut. Menurutnya, kepercayaan merupakan modal penting agar program pemerintah dapat berjalan berkelanjutan dan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.

“Kita harus menjaga kepercayaan ini bersama-sama. Ketika masyarakat memanfaatkan pinjaman dengan baik dan bertanggung jawab, maka semakin banyak pelaku usaha lain yang juga akan mendapatkan kesempatan memperoleh pembiayaan. Ini menjadi kepentingan bersama untuk membangun ekonomi rakyat yang lebih kuat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Ali menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya terus menghadirkan kebijakan pro-rakyat melalui berbagai kementerian.

“Atas nama Pemerintah Kota Malang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri yang terus mengawal kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan ekonomi rakyat. Semoga beliau semua senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah untuk bangsa Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Maruarar mengatakan, pemerintah tidak ingin pelaku UMKM kehilangan kesempatan berkembang hanya karena terkendala akses permodalan. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan agar pembiayaan dapat lebih mudah dijangkau masyarakat.

Menurutnya, kemudahan akses KUR merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pertumbuhan usaha kecil, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia perbankan dapat terus diperkuat sehingga manfaat program benar-benar dirasakan hingga ke tingkat akar rumput.

“Kami ingin seluruh kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika UMKM tumbuh, ekonomi daerah akan bergerak, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat. Karena itu kami akan terus mengawal program-program Presiden Prabowo Subianto agar berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi rakyat,” tegas Maruarar.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *