Daerah

Ali Muthohirin: Kampung Heritage Kayutangan Jadi Prototype Penataan Permukiman Nasional

3
×

Ali Muthohirin: Kampung Heritage Kayutangan Jadi Prototype Penataan Permukiman Nasional

Share this article
Ali Muthohirin: Kampung Heritage Kayutangan Jadi Prototype Penataan Permukiman Nasional
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, memberikan keterangan kepada awak media usai mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, bersama Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, meninjau Kampung Heritage Kayutangan, Kota Malang, Rabu (1/7/2026) malam.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, ke Kampung Heritage Kayutangan, Rabu (1/7/2026) malam, menjadi momentum penting bagi Kota Malang.

Pemerintah pusat menilai kawasan heritage tersebut layak dijadikan contoh nasional dalam pengembangan permukiman yang tidak hanya nyaman untuk dihuni, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengatakan Menteri PKP memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan Kampung Heritage Kayutangan yang dinilai berhasil memadukan pelestarian kawasan bersejarah dengan pemberdayaan ekonomi warga.

“Pak Menteri sangat senang dan bangga melihat perkembangan Kampung Kayutangan Heritage. Beliau menilai kawasan ini berhasil berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan permukiman yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Ali.

Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan arah pembangunan kawasan permukiman yang saat ini tengah dikembangkan Kementerian PKP di sejumlah daerah, termasuk kawasan Menteng di Jakarta.

Ali menjelaskan, pemerintah pusat ingin membangun kawasan permukiman yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan aktivitas sosial dan ekonomi.

“Konsep yang ingin dikembangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di kawasan Menteng memiliki kemiripan dengan Kampung Kayutangan. Harapannya, kawasan permukiman tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga aktif secara ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat sehingga menjadi kawasan yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Ia mengungkapkan, Kampung Heritage Kayutangan kini dipandang sebagai prototype penataan kawasan yang dapat direplikasi di daerah lain. Pemerintah pusat melihat keberhasilan Kayutangan sebagai bukti bahwa pengembangan kawasan tidak cukup hanya membangun infrastruktur, tetapi juga harus melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

“Di Menteng terdapat kawasan yang sangat maju berdampingan dengan permukiman yang masih mengalami ketimpangan. Yang ingin dilakukan pemerintah adalah mengurangi kesenjangan tersebut melalui penguatan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, Kampung Kayutangan dijadikan salah satu prototype pengembangan kawasan yang akan diterapkan di lokasi tersebut,” jelasnya.

Ali menegaskan, Pemerintah Kota Malang terus memberikan pendampingan terhadap pengelolaan Kampung Heritage Kayutangan melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Pendampingan tersebut meliputi promosi destinasi wisata, penataan parkir, pengamanan kawasan, peningkatan kebersihan, hingga pemberian stimulus bagi pelaku UMKM agar pertumbuhan ekonomi masyarakat terus meningkat.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai OPD, termasuk Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, kecamatan, serta perangkat daerah lainnya untuk memastikan pengembangan kawasan berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Meski aktivitas ekonomi di kawasan Kayutangan terus meningkat, Ali mengakui masih terdapat ketimpangan antara kawasan bagian depan dengan kawasan permukiman di bagian dalam.

Karena itu, Pemerintah Kota Malang akan menggelar pertemuan rutin bersama pengelola dan masyarakat guna merumuskan langkah-langkah percepatan pengembangan kawasan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata.

“Ke depan akan dilakukan pertemuan rutin untuk membahas pengembangan kawasan bagian dalam agar pertumbuhan ekonominya tidak tertinggal. Berbagai masukan dari warga sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti dengan solusi yang tepat,” katanya.

Selain pengembangan ekonomi, Pemkot Malang juga memberi perhatian terhadap penataan aktivitas wisata. Salah satu persoalan yang menjadi sorotan ialah operasional kendaraan wisata odong-odong yang dinilai sebagian masyarakat masih belum tertib.

Ali menegaskan pemerintah tidak akan langsung mengambil langkah represif, melainkan mengedepankan pembinaan kepada seluruh pelaku wisata dan ekonomi kreatif agar lebih disiplin dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan pengunjung.

“Kami mengutamakan pembinaan dan peningkatan kesadaran seluruh pelaku wisata maupun pelaku ekonomi kreatif agar menjaga ketertiban dan keselamatan. Saya yakin tidak ada niat membahayakan pengguna jalan, tetapi perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban tetap harus dibenahi agar tidak merusak citra Kampung Heritage Kayutangan,” tegasnya.

Menurutnya, penataan kawasan akan terus dilakukan agar Kayutangan tetap menjadi destinasi wisata heritage yang nyaman, aman, tertib, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ali juga menyatakan Pemerintah Kota Malang siap mendukung penuh program rumah subsidi yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Sesuai arahan Menteri PKP, pemerintah pusat membuka peluang penambahan kuota rumah subsidi apabila Kota Malang mampu menyiapkan lahan yang memenuhi ketentuan.

“Kalau memang kebutuhan rumah subsidi meningkat dan lahannya tersedia, pemerintah pusat siap menambah kuota. Tugas kami sekarang adalah menyiapkan lahannya,” ujarnya.

Namun demikian, Ali mengakui penyediaan lahan masih menjadi tantangan. Sejumlah lokasi yang berpotensi dikembangkan masih terkendala status Ruang Terbuka Hijau (RTH) maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD) yang harus disesuaikan dengan ketentuan tata ruang dan regulasi yang berlaku.

“Penyelesaian persoalan lahan menjadi pekerjaan rumah bersama. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, kami akan mengusulkan tambahan kuota rumah subsidi, termasuk bagi kalangan media yang juga telah memperoleh perhatian dari pemerintah pusat,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *