Sudutkota.id – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) akan memulai pekerjaan perbaikan Jalan Pasar Gadang pada Senin (15/6/2026).
Proyek ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di kawasan yang selama ini dikenal sebagai jalur strategis sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Juwarianto, mengatakan bahwa selama proses pekerjaan berlangsung akan diterapkan skema buka-tutup jalan serta pengalihan arus lalu lintas. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan yang tetap melintas di kawasan tersebut.
Menurut Dandung, perbaikan Jalan Pasar Gadang menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi ruas jalan di sejumlah titik mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas lalu lintas setiap hari. Selain menjadi akses utama menuju wilayah Kabupaten Malang bagian selatan, Jalan Pasar Gadang juga menjadi jalur distribusi barang dan pusat mobilitas masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar, pergudangan, serta sentra perdagangan.
“Mulai Senin pekerjaan perbaikan akan dilaksanakan. Selama proses pengerjaan akan diterapkan sistem buka-tutup jalan dan rekayasa lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu maupun arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujar Dandung, saat dihubungi Sudutkota.id Minggu malam (14/6).
Jalan Pasar Gadang selama ini menjadi salah satu ruas dengan volume kendaraan tertinggi di Kota Malang. Tidak hanya dilalui kendaraan pribadi dan sepeda motor, jalur tersebut juga menjadi lintasan utama kendaraan angkutan barang dan truk bertonase besar yang setiap hari keluar masuk kawasan perdagangan. Tingginya beban lalu lintas tersebut menyebabkan kondisi jalan mengalami penurunan kualitas lebih cepat dibandingkan ruas jalan lainnya.
Kerusakan jalan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi jalan yang tidak rata juga dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat hujan maupun pada jam-jam padat kendaraan.
Karena itu, DPUPRPKP Kota Malang menilai perbaikan tidak bisa lagi ditunda. Pemerintah berharap pekerjaan yang dilakukan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperpanjang usia layanan infrastruktur di kawasan tersebut.
Meski demikian, proyek perbaikan ini diperkirakan akan berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan selama masa pengerjaan. Kawasan Pasar Gadang yang setiap hari dipadati aktivitas perdagangan berpotensi mengalami perlambatan lalu lintas, terutama pada pagi dan sore hari saat volume kendaraan mencapai puncaknya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPUPRPKP bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif. Petugas akan disiagakan di sejumlah titik guna membantu kelancaran arus kendaraan sekaligus mengarahkan pengguna jalan menuju jalur alternatif yang tersedia.
Dandung juga mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan langsung di kawasan Pasar Gadang disarankan memanfaatkan jalur alternatif guna mengurangi kepadatan di sekitar lokasi proyek.
Di sisi lain, pelaksanaan perbaikan Jalan Pasar Gadang juga menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap proyek tersebut tidak hanya sekadar memperbaiki kerusakan permukaan jalan, tetapi juga menghasilkan kualitas konstruksi yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu urat nadi perekonomian Kota Malang, kualitas pekerjaan dan pengawasan proyek menjadi faktor penting yang akan menentukan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Pemkot Malang memastikan pekerjaan akan dilakukan sesuai standar teknis yang berlaku. Pemerintah juga meminta dukungan masyarakat agar proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga target peningkatan kualitas infrastruktur jalan dapat tercapai.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek ini karena tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan infrastruktur bagi seluruh warga Kota Malang,” pungkas Dandung.




















