Sudutkota.id – Ambruknya atap kanopi di Pasar Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang baru berusia sekitar tiga bulan, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang.
Insiden pada proyek revitalisasi Pasar Ploso dengan nilai anggaran sekitar Rp3,9 Miliar itu dinilai memunculkan tanda tanya besar terkait kualitas perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan.
Sejumlah anggota Komisi C DPRD Jombang bahkan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Anggota Komisi C DPRD Jombang, Syaifulloh, mengatakan dirinya bersama rekannya Samsul Huda telah melihat langsung kondisi kanopi pasar yang ambruk.
“Kemarin pagi saya bersama Pak Samsul Huda langsung ke lokasi ambruknya kanopi Pasar Ploso,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Ia menyayangkan kejadian tersebut, mengingat proyek tersebut tergolong baru setelah serah terima pekerjaan.
“Kami sangat menyayangkan. Bagaimana tidak, proyek yang baru sekitar tiga bulan setelah serah terima, dengan anggaran kurang lebih Rp3,9 Miliar, justru kanopinya sudah ambruk,” tegasnya.
Menurutnya, kejadian ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kualitas pembangunan infrastruktur publik.
“Ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi kita semua. Bagaimana kualitas perencanaan dan kualitas pelaksanaannya?” lanjutnya.
Pihaknya menegaskan akan mendalami kasus tersebut secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut. “Kami ingin semuanya jelas, apa penyebabnya dan di mana letak kesalahannya,” kata dia.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Jombang berencana memanggil pihak-pihak terkait dalam forum rapat dengar pendapat (RDP). “RDP akan kami jadwalkan setelah libur Lebaran,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan dan revitalisasi Pasar Ploso Jombang, Jawa Timur senilai Rp 3,9 Miliar kembali menjadi sorotan.
Bangunan yang baru diresmikan awal 2026 itu dilaporkan mengalami kerusakan serius setelah atap kanopi ambruk pada Rabu (18/3/2026) dini hari.
Peristiwa atap pasar ambruk di Jombang tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Kanopi sepanjang lebih dari 15 meter di bagian depan Pasar Ploso tiba-tiba terlepas dan jatuh ke lantai.
Salah satu saksi mata, Sri Wahyuni (45), pedagang setempat, mengaku berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB. Waktu itu saya sedang menata lapak di depan kios,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, sebelum kejadian, sempat terdengar suara mencurigakan dari bagian atas kanopi. “Awalnya saya kira ada kucing lewat, tapi kemudian terdengar suara ‘kretek-kretek’ beberapa kali, lalu langsung ambruk,” tambahnya.





















