Daerah

Strategi Baru Bangun Desa, Kades Randuagung Jadikan Forum Buka Puasa Sebagai Wadah Aspirasi Pemuda

3
×

Strategi Baru Bangun Desa, Kades Randuagung Jadikan Forum Buka Puasa Sebagai Wadah Aspirasi Pemuda

Share this article
Strategi Baru Bangun Desa, Kades Randuagung Jadikan Forum Buka Puasa Sebagai Wadah Aspirasi Pemuda
Drs. Subadi, MH, bersama warga dan tokoh pemuda Desa Randuagung usai buka bersama di Kebun Opa.(foto:sudutkota.id/hid)

Sudutkota.id – Pendekatan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat mulai diterapkan di Desa Randuagung, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kepala Desa Randuagung, Drs. Subadi, MH, memanfaatkan momentum buka puasa bersama sebagai sarana menyerap aspirasi generasi muda sekaligus memperkuat komunikasi publik.

Kegiatan yang digelar pada, Rabu (18/3/2026) tersebut, dihadiri sekitar 50 peserta, terdiri dari warga dan perwakilan pemuda desa. Berlokasi di kawasan Kafe Kebun Opa, Dusun Karangkunci, acara berlangsung dalam suasana santai namun produktif.

Alih-alih sekadar seremoni tahunan, forum buka bersama ini dikemas sebagai ruang dialog terbuka. Dalam kesempatan tersebut, Subadi secara langsung mengajak pemuda untuk terlibat aktif dalam perencanaan pembangunan desa.

“Pemuda memiliki peran penting dalam menentukan arah kemajuan desa. Ide-ide mereka menjadi energi baru bagi pembangunan yang lebih inovatif,” ujar Kades Randuagung, Subandi.

Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai isu strategis, mulai dari program pembangunan hingga penguatan ekonomi desa. Salah satu topik yang mencuat adalah keberadaan Koperasi Merah Putih yang baru saja diresmikan oleh pemerintah pusat.

Koperasi tersebut dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi generasi muda. Pemerintah desa berharap kehadiran koperasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya kalangan produktif.

Lebih jauh, Subadi menegaskan bahwa pola komunikasi seperti ini akan terus dikembangkan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan desa yang inklusif. Ia menilai, keterbukaan dialog menjadi kunci dalam menciptakan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami ingin membangun desa bersama, bukan hanya oleh pemerintah desa saja, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan kebersamaan dan sesi foto di area joglo, menandai komitmen bersama untuk mendorong Desa Randuagung menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Melalui pendekatan ini, Desa Randuagung menunjukkan bahwa forum sederhana seperti buka puasa bersama dapat bertransformasi menjadi ruang strategis dalam merancang masa depan desa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *