Sudutkota.id – Wajah bahagia dan sumringah terpancar dari raut wajah Sunarto, guru ngaji asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember. Bagaimana tidak, honor guru ngaji yang ditunggu-tunggu sudah bisa diterima, Selasa (10/3/2026).
Sunarto merupakan satu dari 96 penerima honor guru ngaji di wilayah Kebonsari. Sunarto bahagia karena menerima honor guru ngaji sebesar Rp 1,5 Juta. Sunarto merupakan salah satu penerima honor guru ngaji tahap pertama. Total penerima guru ngaji di kelurahan Kebonsari sebanyak 118 orang.
Tidak hanya guru ngaji muslim yang menerima honor. Guru ngaji non muslim, seperti tenaga pengajar keagamaan non muslim juga menerima honor serupa. Sunarto benar-benar senang karena dapat honor jelang sebelum lebaran.
“Program Gus Fawait sangat bermanfaat, semoga terus ada,” ujar Sunarto.
Dia menilai bantuan honor ini sangat membantu para guru ngaji dalam menjalankan pengabdian mereka di tengah masyarakat. Selain itu sangat bermanfaat menjelang hari raya seperti saat ini.
Ini juga sesuai janji Bupati Jember, Muhammad Fawait yang akan mencairkan honor guru ngaji sebelum lebaran.
Untuk diketahui, saat bertatap muka dengan masyarakat dan live tiktok, Bupati Fawait sempat menyampaikan bahwa honor guru ngaji akan dicairkan sebelum lebaran tiba.
“Untuk honor guru ngaji saya pastikan cair sebelum lebaran. Saya sudah perintahkan untuk mencairkan semua sebelum lebaran,” ujarnya.
Bupati Fawait juga menyampaikan, pemberian honor guru ngaji harus diberikan secara terhormat, tidak perlu antri berkepanjangan. Maka dari itulah, pemberian honor guru ngaji diberikan di desa maupun kelurahan terdekat.
Perasaan bahagia juga diungkapkan Lily, pendidik keagamaan non-muslim yang tahun ini sudah empat kali menerima bantuan dari program tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, terutama kepada Bupati Fawait, atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih Bupati, semoga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini,” tuturnya.
Program honor guru ngaji ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan penghargaan kepada para pendidik keagamaan yang telah berkontribusi membina generasi di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Endro Sugiyanto mengatakan, penyaluran honor ini merupakan penyaluran tahap pertama di Kelurahan Kebonsari dari keseluruhan 118 penerima. Dari 96 penerima tahap tersebut terdiri atas 84 guru ngaji muslim, 12 non muslim.
Sementara itu, Lurah Kebonsari, Edi Haryanto menyatakan bahwa honor guru ngaji dan pendidik agama tersebut menjadi bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji dan pendidik yang selama ini berperan penting dalam membina pendidikan keagamaan di masyarakat.
Edi juga menyampaikan harapannya agar program Bupati Fawait tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima di masa mendatang.
“Semoga ke depan jumlah penerima bisa semakin banyak sehingga lebih banyak guru ngaji yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.





















