Pemerintahan

Mensos Gus Ipul Dorong DTSEN di Jombang, Bansos 2026 Dipastikan Tepat Sasaran

15
×

Mensos Gus Ipul Dorong DTSEN di Jombang, Bansos 2026 Dipastikan Tepat Sasaran

Share this article
Mensos Gus Ipul Dorong DTSEN di Jombang, Bansos 2026 Dipastikan Tepat Sasaran
Bupati Jombang, Abah Warsubi saat dampingi Mensos Gus Ipul.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.idMenteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, sosialisasikan penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendopo Kabupaten Jombang, Sabtu (28/2/2026), kemarin.

Program ini bertujuan memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran melalui pemutakhiran data kemiskinan berbasis satu pintu.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Sosial RI bersama Pemerintah Kabupaten Jombang tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Sekdakab Agus Purnomo, Kepala BPS Jombang, Forkopimda, kepala OPD, kepala desa/lurah, serta pendamping PKH, TKSK dan TAGANA.

Dalam arahannya, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa mulai 2025 data kemiskinan nasional dipusatkan melalui Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2025.

Data tersebut disajikan dalam pemeringkatan desil 1 sampai 10 dan diperbarui setiap tiga bulan.

Mensos Gus Ipul Dorong DTSEN di Jombang, Bansos 2026 Dipastikan Tepat Sasaran
Sosialisasi penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Pendopo Kabupaten Jombang.(foto:sudutkota.id/lok)

“Data ini dinamis. Daerah bertugas melakukan pemutakhiran faktual, kemudian dikirim ke BPS untuk diolah. Dengan data akurat, kita hindari salah sasaran bansos,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Ia meminta pemerintah daerah, operator SIKS-NG desa/kelurahan, serta pilar sosial memperkuat kolaborasi agar data DTSEN di Jombang valid dan terverifikasi.

Kemensos juga membuka partisipasi masyarakat melalui Aplikasi Cek Bansos fitur Usul dan Sanggah, Command Center 171/021-171, serta WhatsApp 08877 171 171 untuk melaporkan ketidaksesuaian penerima bantuan.

Berdasarkan evaluasi Kemensos sepanjang 2025, hampir 2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria sehingga pemutakhiran data dilakukan secara berkala.

Dalam kunjungan tersebut, Mensos juga meninjau kegiatan Sekolah Rakyat di Jombang. Ia menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi per Januari 2026 untuk anak dari keluarga miskin ekstrem.

Sementara itu, Bupati Warsubi menyatakan dukungan penuh terhadap penerapan DTSEN.

“Kami siap memperkuat operator data desa dan memastikan intervensi bansos di Jombang lebih terukur dan tepat sasaran,” katanya.

“Terakhir, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh SDM pilar-pilar sosial di Kabupaten Jombang yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga pengabdian yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.(ADV)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *