Peristiwa

Geger di Ploso Jombang, Dua Jenazah Diduga Ibu dan Anak Ditemukan dengan Luka Terbakar

14
×

Geger di Ploso Jombang, Dua Jenazah Diduga Ibu dan Anak Ditemukan dengan Luka Terbakar

Share this article
Geger di Ploso Jombang, Dua Jenazah Diduga Ibu dan Anak Ditemukan dengan Luka Terbakar
Mayat dua perempuan yang ditemukan warga di lahan asrama Polisi.(foto:sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id – Warga Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan dua jenazah perempuan di lubang bekas bangunan asrama polisi yang terbengkalai di Desa Rejoagung, Rabu (25/2/2026) siang.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan laporan pertama diterima sekitar pukul 14.00 WIB dari seorang saksi yang mencurigai adanya mayat di lokasi tersebut.

“Sekira pukul 14.00 WIB kami mendapatkan laporan terkait dugaan penemuan dua jenazah. Setelah dilakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), benar ditemukan dua jenazah,” ujarnya.

Dimas merinci, satu korban merupakan perempuan dewasa, sedangkan satu lainnya anak perempuan.

“Yang pertama perempuan dewasa, yang satu lagi masih anak kecil, jenis kelamin perempuan juga. Saat ini keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi,” katanya.

Ia menegaskan proses otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian, termasuk dugaan adanya tindak pidana dalam kasus penemuan mayat di Ploso ini.

Di lokasi bekas asrama polisi yang berada di Dusun Rejoagung, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Salah satunya botol berisi cairan yang diduga bahan bakar minyak (BBM).

“Di TKP kami temukan beberapa barang bukti, salah satunya botol berisi dugaan BBM. Semua sudah kami amankan sementara,” ucapnya.

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah kematian dua jenazah di Ploso tersebut merupakan kasus pembunuhan atau bukan.

“Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menyimpulkan apakah ini merupakan pembunuhan atau bukan,” tegas Dimas.

Pihaknya menyebut, secara visual, pada tubuh korban ditemukan bagian kulit yang tampak terbakar. Meski demikian, kepastian penyebab luka masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.

“Dari visual memang ada beberapa bagian kulit yang terbakar. Tapi lebih lanjut kami tunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” katanya.

Ia menambahkan, luka bakar yang terlihat bukan menghitam, melainkan mengelupas. Sementara bagian hitam di tubuh korban diduga merupakan lebam.

“Kalau luka bakarnya bukan menghitam, tapi mengelupas. Kalau hitam-hitam itu lebam. Diduga sudah lebih dari satu hari,” jelasnya.

Terkait kemungkinan adanya luka lain, polisi juga belum dapat memastikan.

“Untuk luka belum kelihatan karena sudah ada beberapa lebam di tubuh mayat. Kita tunggu hasil dari dokter forensik,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, di sekitar lokasi juga ditemukan sepeda motor yang disebut sudah berada di tempat tersebut selama dua hari.

Meski demikian, identitas korban dan hubungan keduanya masih belum dipastikan. Polisi belum bisa memastikan apakah dua jenazah tersebut merupakan ibu dan anak.

“Duganya ibu dan anak atau bagaimana, kami belum bisa menjawab sekarang. Termasuk persentase luka bakar, nanti menunggu hasil forensik,” pungkas Dimas.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Zamroni, mengatakan warga awalnya mengira hanya ada satu korban di lokasi. “Awalnya dikira satu orang, ternyata dua, satu wanita dan satu anak-anak,” ujarnya.

Saat ditemukan, kedua jasad berada di lubang dengan kedalaman lebih dari satu meter di area semak-semak dan tanpa busana.

Hingga sore hari, petugas dari Polsek Ploso bersama Satreskrim Polres Jombang masih melakukan olah TKP dan pendalaman kasus penemuan dua mayat di Jombang tersebut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *