Sudutkota.id – Insiden kecelakaan tunggal menggemparkan warga di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Senin (27/4/2026) pagi. Sebuah mobil pengangkut program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba hilang kendali dan menghantam tiga rumah warga di tepi jalan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB itu sontak membuat warga berhamburan keluar rumah karena kaget dengan suara benturan keras.
Kendaraan yang terlibat diketahui merupakan Mitsubishi L300 pick up box bernomor polisi N-8626-CI milik Yayasan MBG Desa Tlogosari. Saat kejadian, kendaraan dikemudikan Aldi Saputro (22), warga Desa Tlogosari, dengan pendamping sopir Dedi Setyawan (25), warga Desa Donomulyo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dampak kerusakan yang ditimbulkan cukup serius. Tiga rumah warga mengalami kerusakan pada bagian depan, mulai dari pagar, teras hingga dinding bangunan. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp18 juta.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar saat dikonfirmasi Sudutkota.id, Selasa (28/4), membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara ke selatan usai mengisi bahan bakar di SPBU setempat.
“Sesampainya di lokasi, kendaraan mendadak oleng. Dugaan sementara terdapat gangguan pada roda belakang sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” jelas AKP Bambang.
Dalam kondisi panik, pengemudi sempat berupaya menghindari dampak lebih besar dengan membanting setir ke arah kiri. Namun upaya tersebut tidak berhasil, kendaraan justru keluar jalur dan melaju tak terkendali hingga menghantam rumah warga di pinggir jalan.
Benturan keras tak terhindarkan. Sejumlah bagian bangunan rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di sisi depan yang langsung berbatasan dengan badan jalan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengarah pada dugaan faktor teknis kendaraan sebagai penyebab utama kecelakaan.
“Indikasi awal karena sporing balancing yang tidak sesuai serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan,” ungkapnya.
Pasca kejadian, sopir langsung menghubungi pihak Yayasan MBG Desa Tlogosari selaku pemilik kendaraan. Ketua yayasan, Kristina, yang datang ke lokasi memastikan pihaknya bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang ditimbulkan.
“Kami akan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi dan segera melakukan perbaikan,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
AKP Bambang juga mengimbau para pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan.
“Pengecekan rutin sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.




















