Peristiwa

Ledakan Petasan Porak-Porandakan Rumah Warga Singosari, Polda Jatim Turun Tangan Olah TKP

8
×

Ledakan Petasan Porak-Porandakan Rumah Warga Singosari, Polda Jatim Turun Tangan Olah TKP

Share this article
Ledakan Petasan Porak-Porandakan Rumah Warga Singosari, Polda Jatim Turun Tangan Olah TKP
Petugas gabungan Polda Jatim bersama tim Inafis dan Gegana saat melakukan olah TKP. (foto: sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id– Ledakan keras yang diduga berasal dari petasan mengakibatkan satu rumah warga di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, rusak parah hingga roboh. Peristiwa tersebut juga berdampak pada rumah lain di sekitar lokasi serta menimbulkan sejumlah korban luka.

Rumah milik Sumari yang berada di RT 06 RW 08 Dusun Sumbul mengalami kerusakan paling parah hingga rata dengan tanah akibat kuatnya ledakan. Sementara satu rumah lain milik Nasiah (70) turut terdampak dengan kerusakan pada bagian kaca serta struktur bangunan.

Suara ledakan yang sangat keras membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Warga mengaku suara ledakan terdengar hingga radius cukup jauh dari lokasi kejadian.

Sejumlah warga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Samsul Arifin (26) dilaporkan mengalami luka bakar serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSAA Malang.

Sementara itu, empat korban lainnya yakni Yatin (52), Nurviantiyah (25), Malinda (15), Kenzi (3), dan Febriansyah (10) telah mendapatkan perawatan di RS Prima Husada Singosari dan diperbolehkan pulang.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan dari Polda Jawa Timur bersama Polres Malang dan unsur terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin (25/5/2026) pukul 10.30 hingga 15.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kompol Soetris, S.Sos selaku Kasiidentifikasi Polda Jatim, dengan melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari Inafis, Gegana, Jihandak Satbrimob Polda Jatim, Laboratorium Forensik, TNI, serta pemerintah desa setempat.

Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Zainudhin, S.H., M.M., mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari bahan petasan dengan daya ledak tinggi.

Ia menegaskan bahwa seluruh barang bukti di lokasi kejadian telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Proses olah TKP sudah kami laksanakan bersama tim gabungan Polda Jatim dan Polres Malang. Semua temuan di lokasi sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil awal di lapangan, ledakan diduga kuat berasal dari bahan petasan berdaya ledak besar yang kemudian memicu kerusakan parah pada bangunan rumah warga di sekitar lokasi.

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan secara final sebelum hasil uji Laboratorium Forensik keluar.

“Kami belum bisa memastikan secara pasti sebelum hasil laboratorium forensik selesai. Semua kemungkinan masih kami dalami, termasuk dari mana bahan tersebut berasal, bagaimana dirakit, dan seperti apa rangkaian kejadiannya di lokasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.

“Kami akan memeriksa saksi-saksi tambahan untuk memperjelas kronologi. Saat ini fokus kami adalah memastikan tidak ada potensi ledakan susulan serta mengamankan lokasi agar tetap kondusif,” tambahnya.

Sebagai langkah pengamanan lanjutan, tim Jihandak Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim juga melakukan pemusnahan atau disposal sisa bahan petasan di lokasi aman di Dusun Petungwulung, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari.

Proses pemusnahan dilakukan dengan pengamanan ketat untuk memastikan tidak terjadi ledakan susulan yang membahayakan warga.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, olah TKP dan proses identifikasi berlangsung aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti ledakan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *