Sudutkota.id – Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) yang berada di Jalan KH. Malik Dalam No. 48 RT 03 RW 04, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (29/9/2025).
Kedatangan orang nomor satu di Kota Malang itu bertujuan untuk memastikan seluruh proses produksi pangan di SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Menurutnya, pengawasan terhadap SPPG sangat penting karena menyangkut kualitas makanan yang nantinya dikonsumsi oleh anak-anak sekolah maupun masyarakat penerima manfaat program tersebut.
“Saya ingin memastikan semua tahapan berjalan baik, mulai dari penerimaan bahan mentah, cara penyimpanan di gudang kering maupun basah, hingga proses memasak. Setiap tahap harus ada petugas yang bertanggung jawab agar kualitas tetap terjaga,” ujar Wahyu di sela-sela peninjauan.
Wahyu menjelaskan, di Kota Malang terdapat 10 SPPG yang aktif beroperasi. Namun, dalam kunjungannya kali ini ia memilih SPPG Buring sebagai sampel untuk ditinjau secara langsung. Menurutnya, kondisi di lapangan harus benar-benar dipantau agar sesuai dengan standar kesehatan dan higienitas yang berlaku.
Wali kota juga meminta Dinas Kesehatan Kota Malang untuk melakukan pengecekan rutin terhadap bahan pangan dan proses pengolahannya, minimal setiap enam bulan sekali. Hal ini untuk memastikan tidak ada penurunan kualitas yang berpotensi mengganggu kesehatan para penerima manfaat.
“Saya minta ada pengawasan tambahan dari Dinas Kesehatan. Minimal setiap enam bulan dilakukan pengecekan kualitas, baik bahan baku maupun hasil masakan. Ini menyangkut kesehatan anak-anak, jadi tidak boleh main-main,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu sempat mencicipi salah satu menu hasil olahan SPPG, yaitu ayam crispy. Ia menilai kualitas rasa maupun pengolahan sudah cukup baik dan tidak kalah dengan produk komersial yang dijual di luar.
“Tadi saya coba ayam crispy, rasanya enak dan kualitasnya tidak kalah dengan restoran di luar. Artinya, standar pengolahan dan cita rasa sudah cukup terjaga,” ucapnya sambil tersenyum.
Peninjauan ini juga turut didampingi oleh Kepala SPPG setempat dan Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) SPP. Wahyu menegaskan, koordinasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pihak sekolah penerima harus terus diperkuat agar tidak ada kendala dalam distribusi maupun penyajian makanan.
Ia menambahkan, fungsi SPPG bukan hanya menyediakan makanan sehat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya pola makan bergizi seimbang. Karena itu, setiap pengelola dituntut untuk disiplin dalam menjaga kebersihan, kualitas bahan, serta proses produksi.
“Saya ingin masyarakat tidak perlu khawatir. Semua proses sudah saya lihat langsung dan ada mekanisme pengawasan yang ketat. SPPG ini ke depan akan menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan generasi muda Kota Malang,” tandasnya.
Dengan adanya kunjungan tersebut, pemerintah kota berharap ke depan seluruh SPPG di Malang dapat memberikan pelayanan maksimal, menjaga kualitas pangan, serta mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat dan cerdas.






















