Daerah

Satpol PP Kota Malang Petakan Lima Zona Aksi Indonesia Asri, 1.010 Personel Disiagakan Bersihkan Jantung Kota

11
×

Satpol PP Kota Malang Petakan Lima Zona Aksi Indonesia Asri, 1.010 Personel Disiagakan Bersihkan Jantung Kota

Share this article
Satpol PP Kota Malang Petakan Lima Zona Aksi Indonesia Asri, 1.010 Personel Disiagakan Bersihkan Jantung Kota
Satpol PP Kota Malang Petakan Lima Zona Aksi Indonesia Asri, 1.010 Personel Disiagakan Bersihkan Jantung Kota

Sudutkota.idPemerintah Kota Malang mematangkan pelaksanaan Aksi Indonesia Asri dengan membagi kawasan kerja menjadi lima zona strategis yang membentang dari Jalan Merdeka hingga koridor Kayutangan Heritage.

Sebanyak 1.010 personel lintas instansi diterjunkan untuk melakukan penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, dan penataan kawasan pusat kota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Heru Mulyono, mengatakan pembagian lima zona dilakukan agar pengendalian personel di lapangan lebih efektif sekaligus memastikan tidak ada ruas jalan yang luput dari penanganan.

“Zona A berada di Jalan Merdeka Timur, mulai Pojok Ramayana, depan Pendopo Kabupaten Malang hingga kawasan pertokoan Pojok (eks Siswa). Zona B dimulai dari Pojok KPPN, Kantor Pos, Hotel Pelangi sampai SD Negeri Kauman I. Zona C mencakup Jalan Merdeka Barat mulai Bank Mandiri, Masjid Jami, Jamkrindo hingga Gereja GPIB Immanuel,” ujar Heru, Kamis (9/7/2026).

Selanjutnya, Zona D meliputi Jalan Merdeka Utara mulai kawasan Bank Indonesia, Kantor Pajak, Sarinah, Gereja Paroki Hati Kudus Kayutangan hingga Taman Wilhelmina (Patung Chairil Anwar). Sementara Zona E mencakup koridor Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan Heritage mulai Hotel Riche, Gramedia, Toko Oen, Telkom, JPO hingga trotoar Simpang Kayutangan.

Heru menjelaskan, setiap zona diperkuat personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), aparatur sipil negara, kader lingkungan, Satlinmas, hingga pelajar.

Berdasarkan pembagian tersebut, Zona A diperkuat 202 personel, terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP Kabupaten Malang, Damkar Kabupaten Malang, ASN, DLH, kader lingkungan, Satlinmas Kecamatan Kedungkandang, dan pelajar.

Zona B menjadi kawasan dengan personel terbanyak, yakni 239 personel, meliputi Jalan Merdeka Selatan hingga SD Negeri Kauman I, dengan dukungan Satlinmas Kecamatan Sukun.

Selanjutnya Zona C di Jalan Merdeka Barat diperkuat 193 personel, Zona D sebanyak 175 personel, sedangkan Zona E yang mencakup kawasan Kayutangan Heritage diperkuat 201 personel.

Selain mengerahkan personel Pemerintah Kota Malang, pelaksanaan aksi tersebut juga melibatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Kota Batu.

“Teman-teman dari Satpol PP Kabupaten Malang ditempatkan di Zona A karena sekaligus membantu kawasan depan Pendopo Kabupaten Malang. Satu regu Damkar Kabupaten juga bergabung di zona tersebut. Sedangkan personel dari Kota Batu ditempatkan di Zona B bersama regu damkar untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan,” jelas Heru.

Pembagian wilayah kerja ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh titik di kawasan pusat Kota Malang tertangani secara merata. Selain mempercepat proses pembersihan dan penghijauan, pola zonasi juga diharapkan memudahkan koordinasi lintas instansi sehingga kegiatan Aksi Indonesia Asri berjalan lebih tertib, efektif, dan memberikan wajah baru bagi kawasan heritage serta ruang publik Kota Malang.

Dengan total 1.010 personel yang diterjunkan, Pemerintah Kota Malang menargetkan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aksi seremonial, tetapi menjadi gerakan kolaboratif yang mampu meningkatkan kualitas kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kawasan pusat kota.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *