Daerah

Pra-Bersih WCD di Sumber Air Merjosari, DLH Kota Malang Fokus Jaga Catchment Area

16
×

Pra-Bersih WCD di Sumber Air Merjosari, DLH Kota Malang Fokus Jaga Catchment Area

Share this article
Pra-Bersih WCD di Sumber Air Merjosari, DLH Kota Malang Fokus Jaga Catchment Area
Petugas DLH Kota Malang, karyawan Perumda Air Minum Tugu Tirta, dan masyarakat bergotong royong membersihkan sampah di area aliran sumber air Merjosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dalam pra-bersih World Clean Up Day (WCD).(Sudutkota.id/Istimewa)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Persiapan World Clean Up Day (WCD) di Kota Malang mulai dilakukan dengan menggelar kegiatan pra-bersih di kawasan sumber air Merjosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (4/10/2026) pagi.

Kegiatan pra-bersih tersebut melibatkan masyarakat sekitar, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, serta karyawan Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Pembersihan kawasan sumber air ini menjadi bagian dari persiapan menuju rangkaian kegiatan WCD yang akan dilanjutkan pada Jumat (9/10/2026).

Pada agenda Jumat mendatang, Pemerintah Kota Malang dijadwalkan melaksanakan penanaman pohon dengan melibatkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.

Plt. Kepala DLH Kota Malang, Drs. Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, M.AP., saat dikonfirmasi Sudutkota.id, Senin (5/10/2026), mengatakan pra-bersih tersebut merupakan bagian dari persiapan WCD yang mengacu pada arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam mewujudkan Indonesia Asri.

“Hari ini adalah persiapan kegiatan World Clean Up Day atau WCD sesuai arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk Indonesia Asri. Lokasi di Mojosari kita laksanakan pembersihan,” ujar Raymond

Dalam konteks lokasi kegiatan, pra-bersih tersebut dilaksanakan di sumber air Merjosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru. Fokus kegiatan bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menjaga kawasan sekitar sumber air agar tetap memiliki fungsi ekologis.

Raymond menyebut, pada Jumat (9/10/2026), rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama seluruh OPD dan Forkopimda Kota Malang.

“Pada tanggal 9 akan kita laksanakan penanaman pohon bersama seluruh OPD dan Forkopimda Kota Malang,” lanjutnya.

Ia berharap rangkaian WCD tersebut mampu memperkuat upaya menjaga Kota Malang agar tetap bersih dan hijau. Lebih jauh, penghijauan juga diarahkan untuk mendukung keberlangsungan sumber-sumber air.

“Dengan harapan Kota Malang selain bersih, hijau, tentunya juga menjaga sumber air tetap mengalir,” tegas Raymond

Perhatian terhadap kawasan sumber air juga disampaikan Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, S.E., S.Sos., M.M.

Menurut Priyo, kegiatan clean up di kawasan sumber air harus dibarengi dengan perhatian terhadap daerah tangkapan air atau catchment area. Kawasan tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlangsungan sumber air.

“Clean up di sini, maka kami berharap dari Cipta Karya terutama untuk bagian catchment area lewat sumber, agar sumber-sumber tetap kita lestarikan, bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat Kota Malang khususnya,” kata Priyo.

Priyo menekankan bahwa kelestarian sumber air memiliki kaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, kawasan sumber air perlu dijaga secara berkelanjutan dan tidak hanya melalui kegiatan bersih-bersih sesaat.

Keterlibatan masyarakat sekitar, petugas DLH, dan karyawan Tugu Tirta dalam pra-bersih tersebut menjadi bagian dari kolaborasi menjaga lingkungan sekaligus sumber air di wilayah Merjosari.

Priyo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih untuk DLH, Dinas PUPR, dan Pemerintah Kota Malang atas kerja sama dan kolaborasinya, terima kasih,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *