Daerah

Muktamar Ke-35 NU Tinggal Sepekan, Persiapan di Tambakberas Capai 85 Persen

15
×

Muktamar Ke-35 NU Tinggal Sepekan, Persiapan di Tambakberas Capai 85 Persen

Share this article
Muktamar Ke-35 NU Tinggal Sepekan, Persiapan di Tambakberas Capai 85 Persen
Petinggi PBNU saat meninjau persiapan Muktamar NU ke 35 di Jombang. (foto: sudutkota.id/Elok Apriyanto)

JOMBANG, Sudutkota.id– Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar meninjau langsung persiapan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan berbagai fasilitas menjelang pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, KH Miftachul Akhyar didampingi Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Bendahara Umum PBNU Agus Gudfan Arief, Ketua Steering Committee (SC) Prof Mohammad Nuh, serta perwakilan tuan rumah KH Hasib Wahab dan KH Abdurozaq Sholeh.

Rombongan memulai peninjauan dari lokasi registrasi peserta di MTs Bahrul Ulum. Rais Aam PBNU melihat langsung kesiapan pelayanan registrasi sebelum melanjutkan pengecekan ke lokasi penginapan peserta di Gedung Madrasah Muallimin Muallimat.

Di lokasi tersebut, KH Miftachul Akhyar mengecek sejumlah fasilitas yang telah disiapkan panitia, termasuk mencoba langsung kasur yang nantinya digunakan peserta muktamar.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke lokasi persidangan pleno di gedung serbaguna pesantren, area bazar, hingga lapangan desa yang menjadi lokasi pembukaan Muktamar Ke-35 NU.

Di lapangan tersebut, rombongan melihat proses pembangunan tenda dan sejumlah fasilitas pendukung untuk memastikan lokasi pembukaan siap digunakan.

Ketua OC Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, secara keseluruhan persiapan pelaksanaan muktamar telah mencapai lebih dari 85 persen.

Menurutnya, sisa waktu yang ada akan dimanfaatkan PBNU bersama panitia lokal untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan sebelum pembukaan muktamar.

“Alhamdulillah kita bersyukur dan bergembira karena semua yang kita rencanakan berjalan dengan baik. Persiapannya sudah lebih dari 85 persen. Waktu yang tersisa akan kita manfaatkan sebaik mungkin,” kata Gus Ipul, Jumat (21/8/2026).

Gus Ipul mengatakan pengecekan kesiapan akan terus dilakukan secara rinci. Hal itu meliputi akomodasi, konsumsi, lokasi persidangan, hingga pelayanan bagi peserta dan masyarakat yang datang ke kawasan Tambakberas.

Untuk akomodasi, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas telah menyiapkan tempat bagi lebih dari 3.000 peserta resmi Muktamar Ke-35 NU.

Kebutuhan konsumsi juga telah dipersiapkan, termasuk dapur umum yang akan melayani para peserta dari berbagai daerah.

“Tempat persidangan juga terus disiapkan. Insyaallah seluruh kebutuhan utama muktamar bisa selesai sesuai jadwal,” ujarnya.

Selain persiapan teknis, PBNU juga telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan Muktamar Ke-35 NU.

Gus Ipul mengatakan PBNU berharap Presiden Prabowo dapat hadir dan membuka langsung muktamar yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas tersebut.

“PBNU sudah bersurat kepada Presiden untuk berkenan membuka langsung Muktamar Ke-35. Semoga waktunya cocok,” katanya.

Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Pemerintah Kabupaten Jombang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tokoh lintas agama, serta seluruh pihak yang ikut mendukung persiapan muktamar.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak sangat penting karena panitia hanya memiliki waktu sekitar 50 hari untuk mempersiapkan penyelenggaraan muktamar sejak lokasi ditetapkan.

Sementara itu, Ketua SC Muktamar Ke-35 NU Prof Mohammad Nuh mengatakan persiapan dari sisi substansi persidangan juga hampir rampung.

Seluruh materi persidangan telah memasuki proses percetakan. Materi tersebut juga disiapkan dalam format digital untuk mendukung pelaksanaan persidangan.

“Persidangan-persistidangan juga sudah disiapkan. Daftar peserta tetap sekarang sudah sekitar 95 persen,” kata Prof Nuh.

Ia berharap Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas dapat berlangsung sesuai semangat yang sejak awal dibangun, yakni senang, gembira, dan bermartabat.

Menurut Prof Nuh, Muktamar Ke-35 NU memiliki arti khusus karena menjadi muktamar pertama NU pada abad kedua. Selain itu, pelaksanaannya digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang memiliki akar sejarah kuat dengan para muassis atau pendiri NU.

“Ini muktamar pertama di abad kedua NU. Tempatnya juga khusus. Karena itu, mari bersama-sama kembali kepada ruh dan jiwa NU: guyub, senang, rukun, dan semuanya berorientasi pada kemaslahatan,” ujarnya.

Prof Nuh memperkirakan warga NU dari berbagai daerah yang datang ke sekitar lokasi muktamar dapat mencapai lebih dari 10 ribu orang.

Dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU juga terus berdatangan. Bantuan tersebut antara lain berupa beras, sapi, hingga berbagai kebutuhan lainnya.

Perwakilan tuan rumah, KH Hasib Wahab, mengatakan persiapan Muktamar Ke-35 NU kini memasuki tahap akhir. Dengan waktu kurang dari satu pekan sebelum pembukaan, panitia masih menyelesaikan pekerjaan di sejumlah titik.

“Nanti malam juga akan dilaksanakan istighotsah dan doa bersama. Mudah-mudahan pelaksanaan muktamar dan seluruh persidangannya berjalan kondusif, sejuk, tenang, dan gembira,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *