DaerahPendidikan

MPLS Sekolah Rakyat Jombang Dipastikan Mulai 30 Juli, Sekdakab Minta Finishing Tuntas

17
×

MPLS Sekolah Rakyat Jombang Dipastikan Mulai 30 Juli, Sekdakab Minta Finishing Tuntas

Share this article
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang menjelang pelaksanaan MPLS. (Foto: Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

Sudutkota.id – Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang, Jawa Timur memasuki tahap akhir.

Hasil verifikasi lapangan (verlap) menunjukkan progres pembangunan tujuh gedung prioritas beserta fasilitas pendukungnya telah mencapai 95 hingga 100 persen, sehingga MPLS dipastikan mulai digelar pada 30 Juli 2026.

Verifikasi dilakukan di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang yang berada di Gedung Permanen Proyek Waskita/Kementerian Sosial (Kemensos), Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jumat (24/7/2026), kemarin.

Hasil verifikasi tersebut dibahas dalam rapat pleno Tim Transisi yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang, Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta unsur pelaksana pembangunan.

Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Asisten I Setdakab Jombang Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR, perwakilan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, serta pimpinan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang.

Dalam rapat pleno disepakati bahwa pelaksanaan MPLS resmi dimulai pada 30 Juli 2026.

Tujuh gedung prioritas yang siap digunakan meliputi gedung Sekolah Dasar (SD), Rusun Guru 1, Asrama Putri SMP, Asrama Putri SMA, Asrama Putra SMP, Asrama Putra SMA, dapur utama, serta gedung serbaguna.

Meski jaringan listrik dan instalasi air telah terpasang serta terkoneksi, pemerintah masih menekankan penyelesaian tahap akhir (finishing) dan aspek keselamatan bangunan sebelum siswa menempati kawasan sekolah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo meminta seluruh pekerjaan yang masih tersisa segera dirampungkan agar seluruh fasilitas siap digunakan saat MPLS dimulai.

“Fokus utama kita adalah percepatan penyelesaian tujuh gedung prioritas dan gedung serbaguna agar benar-benar siap dimanfaatkan saat MPLS tanggal 30 Juli mendatang. Namun yang tak kalah penting adalah aspek keamanan dan kenyamanan siswa selama tinggal di asrama,” kata Agus, Sabtu (25/7/2026).

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pengelolaan asrama, termasuk peran wali asrama dan wali asuh dalam mendampingi para siswa sejak hari pertama.

“Kenyamanan para siswa sangat ditentukan oleh lingkungan asrama yang aman. Oleh karena itu, penerangan, fasilitas toilet, hingga pengamanan safety panel kelistrikan harus tuntas sempurna. Selain sarana fisik, kami menekankan agar pola asuh dari para wali asrama dan wali asuh dapat berjalan optimal sejak hari pertama anak-anak masuk,” ujarnya.

Rapat pleno juga menetapkan sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan PT Waskita Karya bersama PPK Kementerian PUPR sebelum 30 Juli 2026.

“Di antaranya penyelesaian finishing toilet gedung dan asrama, pemasangan pelindung pada seluruh panel kelistrikan, serta pengujian akhir fungsi instalasi air dan penerangan di seluruh gedung prioritas,” tuturnya.

Selain itu, sambung Agus sistem proteksi kebakaran utama telah siap digunakan. “Saat ini hanya tersisa pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di masing-masing gedung,” ucapnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi mengatakan koordinasi antara Kemensos, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Jombang, serta pihak kontraktor dilakukan setiap hari untuk memastikan seluruh pekerjaan selesai sesuai target.

“Koordinasi terus dilakukan setiap hari agar seluruh catatan hasil rapat pleno dapat dipenuhi tepat waktu sehingga seluruh fasilitas siap digunakan saat MPLS dimulai,” pungkas Agung.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *