Peristiwa

Liburan Keluarga Berakhir Duka, Tiga Tewas dan Lima Luka dalam Kecelakaan Maut Hiace vs Truk di Tol Malang–Pandaan

13
×

Liburan Keluarga Berakhir Duka, Tiga Tewas dan Lima Luka dalam Kecelakaan Maut Hiace vs Truk di Tol Malang–Pandaan

Share this article
Liburan Keluarga Berakhir Duka, Tiga Tewas dan Lima Luka dalam Kecelakaan Maut Hiace vs Truk di Tol Malang–Pandaan
Petugas kepolisian dan tim evakuasi melakukan penanganan terhadap Toyota Hiace yang ringsek parah usai menabrak bagian belakang truk Hino di ruas Tol Malang–Pandaan KM 76+600/A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/7/2026).(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Perjalanan wisata sebuah keluarga besar asal Sulawesi Selatan menuju Malang Raya berakhir tragis.

Tiga penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima lainnya mengalami luka-luka setelah minibus Toyota Hiace yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut dengan sebuah truk Hino di ruas Tol Malang–Pandaan KM 76+600/A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kecelakaan yang terjadi menjelang malam itu mengakibatkan bagian depan hingga atap Toyota Hiace ringsek total akibat menghantam keras bagian belakang truk. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena sejumlah penumpang terjepit di dalam kabin kendaraan yang hancur. Petugas gabungan dari PJR Jatim, Satlantas Polres Malang, tim medis, dan relawan harus menggunakan peralatan khusus untuk mengeluarkan para korban.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu karena pengemudi Hiace tidak mampu menjaga jarak aman dengan kendaraan yang melaju di depannya.

“Diduga pengemudi kendaraan Toyota Hiace kurang bisa menjaga jarak aman sehingga terjadi tabrak belakang terhadap truk Hino yang melaju searah di depannya. Penyebab pasti masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” ujar AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska saat dikonfirmasi Sudutkota.id, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan laporan kepolisian, Toyota Hiace bernomor polisi B 7463 WDA yang dikemudikan Awang Darmawan melaju dari arah Surabaya menuju Kota Malang melalui lajur kiri jalan tol dengan membawa delapan orang penumpang. Saat melintas di KM 76+600/A, kendaraan tersebut mendekati sebuah truk Hino bernopol DA 8984 CH yang dikemudikan Adolfus Gelu.

Karena jarak antara kedua kendaraan diduga sudah terlalu dekat dan pengemudi Hiace tidak sempat melakukan pengereman maupun menghindar, tabrakan keras di bagian belakang truk pun tidak dapat dihindari. Benturan tersebut menyebabkan bagian depan Hiace hancur hingga ke ruang kabin penumpang.

Polisi juga mencatat kondisi jalan saat kejadian berada dalam situasi minim penerangan jalan umum (PJU). Selain itu, kecelakaan terjadi ketika kondisi mulai gelap. Meski demikian, hasil pemeriksaan awal menyebut faktor kendaraan maupun cuaca tidak menjadi penyebab kecelakaan.

Dalam insiden tersebut, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah Octavivin Tristianto (40), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Burhanuddin (46), warga Kota Makassar, serta AWM, seorang pelajar asal Kabupaten Gowa. Ketiga korban mengalami luka berat akibat benturan dan selanjutnya dievakuasi ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Sementara lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan mendapat perawatan intensif di RS Lawang Medika. Mereka masing-masing Erniawaty (39) yang mengalami cedera pada kaki kanan, Putri (28), Yusdalifah (42), BN (7), serta seorang balita berusia dua tahun, MYS. Seluruh korban luka berasal dari rombongan keluarga yang sama.

Polisi memastikan kedua pengemudi kendaraan selamat dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi Hiace maupun sopir truk Hino tidak mengalami luka serius. Namun kendaraan Hiace mengalami kerusakan sangat parah, sedangkan bagian belakang truk Hino juga mengalami kerusakan akibat benturan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan rombongan tersebut berasal dari Kota Makasar dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka berangkat menuju Malang untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Namun perjalanan yang seharusnya menjadi momen kebersamaan justru berubah menjadi musibah yang merenggut tiga nyawa.

Setelah menerima laporan kejadian, petugas dari PJR Induk IV Jatim bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Malang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, mengamankan barang bukti, mendokumentasikan lokasi, mencari rekaman CCTV, serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Selama proses evakuasi berlangsung, arus lalu lintas di ruas Tol Malang–Pandaan sempat mengalami perlambatan. Petugas kemudian melakukan pengaturan arus kendaraan agar proses penyelamatan dan evakuasi dapat berjalan aman.

Kasus kecelakaan tersebut kini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Malang untuk memastikan seluruh penyebab kecelakaan, termasuk mendalami keterangan saksi dan hasil pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang terlibat.

Polisi kembali mengingatkan para pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi selama berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta mempertahankan jarak aman dengan kendaraan di depan. Langkah tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *