Peristiwa

141 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Blora, Mayoritas Siswa SMAN 1 Tunjungan

15
×

141 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Blora, Mayoritas Siswa SMAN 1 Tunjungan

Share this article
141 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Blora, Mayoritas Siswa SMAN 1 Tunjungan
Kondisi salah seorang siswi SMAN 1 Tunjungan yang terkena gejala dan dilarikan ke Klinik Citra Mulia.(Foto:sudutkota.id/Farros)

BLORA, Sudutkota.id – Sebanyak 141 orang terdampak kejadian yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tunjungan, Kabupaten Blora.

Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan siswa SMAN 1 Tunjungan. Tercatat sebanyak 136 siswa terdampak, dengan rincian 133 siswa masuk sekolah dan tiga siswa tidak masuk.

Selain siswa SMAN 1 Tunjungan, dampak kejadian tersebut juga dilaporkan dirasakan oleh tiga siswa SMP Al Banjari.

Kemudian, satu orang guru SMAN 1 Tunjungan turut terdampak. Sementara satu orang lainnya merupakan siswa SD IT yang diketahui merupakan anak dari salah seorang guru SMAN 1 Tunjungan.

Dengan demikian, total sementara terdapat 141 orang yang terdampak.

Sebelumnya, para siswa SMAN 1 Tunjungan dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan, seperti pusing, diare, muntah, mules, lemas, hingga buang air besar berulang.

Keluhan tersebut muncul, pada Selasa (8/9/2026), sehari setelah para siswa mengonsumsi makanan MBG, pada Senin (7/9/2026).

Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut.

Kepala Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinkesda Blora, Tutik, sebelumnya mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut merupakan keracunan akibat MBG.

“Untuk memastikan apakah keracunan MBG, kita belum tahu karena kita belum sidak ke SPPG,” ujar Tutik.

Sebagai langkah sementara, pembagian MBG di SMAN 1 Tunjungan, pada Selasa (8/9/2026) dihentikan. Para siswa juga dipulangkan lebih awal.

Dengan bertambahnya data dari sejumlah satuan pendidikan dan guru, jumlah terdampak yang sebelumnya disebut mencapai 104 siswa kini menjadi 141 orang.

Pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian serta mengetahui apakah seluruh keluhan tersebut memiliki keterkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *