JOMBANG, Sudutkota.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan. Seekor ulat hidup ditemukan dalam menu MBG yang diterima seorang siswa SMAN Plandaan, Kamis (10/9/2026).
Temuan ulat hidup dalam menu MBG tersebut diketahui setelah seorang siswa melihat ulat bergerak di atas potongan mentimun yang berada di dalam ompreng makanan. Video berdurasi sekitar 15 detik yang merekam temuan itu kemudian beredar di masyarakat.
Dalam video tersebut, siswa tampak terkejut saat menemukan ulat di dalam makanan. Siswa itu juga mengaku telah menyantap sebagian menu MBG sebelum menemukan ulat tersebut.
Kepala SMAN Plandaan, Siyadi membenarkan adanya temuan ulat dalam menu MBG. Pihak sekolah telah melakukan pengecekan dan memastikan temuan tersebut terjadi pada menu milik seorang siswa kelas X.
“Setelah kami cek ini tadi memang benar, kejadiannya di SMAN Plandaan dan menimpa siswa kelas X,” kata Siyadi, Jum’at (11/9/2026).
Ia menyebut pada hari Kamis (10/9/2026), SMAN Plandaan menerima sekitar 591 porsi MBG yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangsri.
Menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri atas nasi putih, ayam krispi, tahu goreng, selada, mentimun, dan semangka.
Menurut Siyadi, berdasarkan video yang diperlihatkan kepadanya, ulat tersebut berada di bagian mentimun.
“Kalau dilihat di video itu, ulatnya di timun dan memang masih hidup. Mungkin dari seladanya, kan memang mentah,” ujarnya.
Meski demikian, Siyadi menegaskan temuan tersebut sejauh ini hanya ditemukan pada satu ompreng dari ratusan porsi MBG yang diterima sekolah.
Setelah temuan dilaporkan kepada pihak SPPG Bangsri, makanan milik siswa tersebut langsung diganti dengan menu baru.
“Temuan di SMAN Plandaan cuma satu ompreng yang ada ulatnya. Setelah itu dilaporkan ke SPPG dan kemudian diganti menu baru lagi,” kata Siyadi.
Temuan ulat hidup dalam menu MBG di SMAN Plandaan ini kembali menjadi perhatian terhadap pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Jombang.
Terlebih, dalam menu tersebut terdapat lalapan seperti selada dan mentimun yang dikonsumsi tanpa proses pemasakan.
Kebersihan bahan baku, proses pencucian, hingga penyajian menjadi hal penting untuk memastikan makanan yang diterima siswa aman dan layak konsumsi.
Hingga berita ini ditulis, pihak SPPG Bangsri selaku penyedia dan penyalur menu MBG untuk SMAN Plandaan belum memberikan keterangan terkait temuan tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui media sosial maupun kepada PIC SPPG Bangsri untuk SMAN Plandaan, Risma. Namun, belum ada respons.
Konfirmasi juga telah dilakukan kepada Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Jombang, Prima Aris terkait temuan ulat dalam menu MBG tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan.





















