Religi

Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

25
×

Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Share this article
Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai Momentum Hijrah Menuju Kebaikan
Gubernur Khofifah bersama ribuan jemaah mengukuti dzikir doa di Masjid Islamic Centre Jawa Timur, di acara peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijrah.(foto:sudutkota.id/Humas Pemprov Jatim)

Sudutkota.id – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya, berlangsung khidmat dan penuh makna.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial.

Ribuan jamaah memadati Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur pada, Senin (15/6/2026) malam, untuk mengikuti rangkaian dzikir, sholawat, doa akhir tahun 1447 Hijriah dan penyambutan Tahun Baru 1448 Hijriah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik, tetapi juga transformasi diri menuju kondisi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.

“Peringatan 1 Muharram bukan sekadar pergantian angka tahun dalam kalender Hijriah, tetapi momentum refleksi dan pembelajaran yang sangat penting dalam kehidupan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, perjalanan hijrah Rasulullah SAW dan kaum Muhajirin memberikan pelajaran berharga tentang solidaritas, kepedulian, serta semangat saling membantu yang ditunjukkan oleh kaum Anshar.

Khofifah menjelaskan, nilai-nilai tersebut selaras dengan ajaran dalam Surah Al-Maidah ayat 2 yang menekankan pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Ia menilai semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun kesalehan sosial di tengah masyarakat.

“Bagaimana sesungguhnya tolong-menolong di antara kita menjadi bagian penting untuk membangun kesalehan sosial. Pergantian tahun ini harus menjadi momentum yang mampu menghijrahkan kita menuju kondisi yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik awal perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, meningkatkan kepedulian sosial, hingga memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia mencontohkan, seseorang yang sebelumnya memiliki utang dapat berupaya menjadi pribadi yang mampu melunasi kewajibannya, bahkan kelak mampu membantu orang lain. Begitu pula kegiatan sosial yang semula mengandalkan bantuan pihak lain, diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan yang turut memberi manfaat bagi masyarakat.

“1 Muharram harus menjadi proses hijrah yang positif, menggerakkan kita dari satu kebaikan menuju kebaikan-kebaikan berikutnya,” ujarnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya menjadikan setiap pergantian tahun sebagai evaluasi diri. Menurutnya, manusia yang beruntung adalah mereka yang mampu menjadi lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.

“Oleh karena itu, malam ini menjadi starting point untuk menggerakkan seluruh ikhtiar dan energi kita menuju kebaikan yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Di akhir acara, Khofifah memohon doa agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap seluruh program pembangunan yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi warga Jawa Timur.

“Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1448. Semoga tahun ini membawa keberkahan, kebahagiaan, dan kemanfaatan bagi kehidupan kita semua,” pungkasnya.

Selain diisi dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Abdul Hamid Abdullah serta tausiyah dari Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, acara juga dimeriahkan dengan pengundian hadiah bagi wajib pajak patuh.

Sebanyak 15 paket tabungan umrah dibagikan melalui undian yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jawa Timur. Berbagai doorprize lainnya seperti sepeda motor, laptop, televisi, dan kulkas juga turut dibagikan kepada peserta yang hadir.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *