Religi

Jelang Muktamar NU ke-35, Hotel hingga Rumah Warga di Tambakberas Diserbu Penyewa

3
×

Jelang Muktamar NU ke-35, Hotel hingga Rumah Warga di Tambakberas Diserbu Penyewa

Share this article
Jelang Muktamar NU ke-35, Hotel hingga Rumah Warga di Tambakberas Diserbu Penyewa
Salah satu hotel di Jombang yang mendapat berkah Muhtamar NU. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27–31 Agustus 2026 mulai memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.

Sektor perhotelan hingga persewaan rumah warga mengalami lonjakan permintaan setelah lokasi muktamar diumumkan secara resmi.

Hotel-hotel di Jombang melaporkan tingkat okupansi mencapai 100 persen untuk periode pelaksanaan Muktamar NU 2026.

Tidak hanya hotel, rumah-rumah warga di sekitar kawasan Tambakberas juga mulai banyak dipesan sebagai tempat menginap bagi peserta maupun penggembira muktamar.

Sales and Marketing Coordinator Green Red Hotel Syariah Jombang, Pramudya Ghaffar, mengatakan seluruh 35 kamar di hotel tersebut telah habis dipesan untuk periode 27–31 Agustus 2026.

“Alhamdulillah, seluruh kamar kami sudah full booking untuk tanggal 27 sampai 31 Agustus. Pemesan berasal dari Jakarta, Cirebon, hingga Surabaya,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Menurut Pramudya, tamu yang menginap didominasi peserta dan rombongan pengurus Muktamar NU dari berbagai daerah. “Green Red Hotel menyediakan tiga tipe kamar, yakni Superior Rp350 ribu per malam, Deluxe Rp450 ribu per malam, dan Executive Rp550 ribu per malam,” ucapnya.

Untuk mendukung mobilitas tamu, sambung Pramudya pihak hotel juga menyiapkan layanan antar-jemput menuju lokasi Muktamar NU di Tambakberas. Tamu hanya dibebankan biaya bahan bakar kendaraan, sementara layanan operasional disediakan tanpa biaya tambahan.

“Kami menyiapkan mobil antar-jemput agar tamu lebih mudah menuju lokasi muktamar. Mereka hanya mengganti biaya bensin, sementara layanan operasional kami sediakan gratis,” katanya.

Selain memastikan seluruh kamar siap digunakan, manajemen hotel juga meningkatkan standar kebersihan serta pelayanan selama penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

Lonjakan permintaan juga dialami Hotel Yusro Jombang. Sales and Marketing Manager Hotel Yusro, Irene Kusuma, mengungkapkan seluruh 100 kamar hotel habis dipesan tidak lama setelah pengumuman lokasi muktamar.

“Alhamdulillah, pasca-pengumuman lokasi muktamar, selang satu jam kemudian 100 kamar milik hotel kami langsung ludes dipesan,” ungkap Irene.

Ia mengatakan manajemen akan menggelar rapat internal guna mempersiapkan pelayanan terbaik bagi para delegasi dan tamu yang hadir selama Muktamar NU berlangsung.

Tak hanya sektor perhotelan, bisnis persewaan rumah warga di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas juga ikut merasakan dampak positif.

Rumah-rumah di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, mulai diburu calon penyewa.

Tarif sewa rumah selama pelaksanaan Muktamar NU bahkan mengalami kenaikan hingga berkisar Rp5 juta sampai Rp10 juta per pekan.

Salah seorang warga, Siti Nur Hayati, mengatakan permintaan sewa rumah mulai berdatangan sejak beberapa hari terakhir. “Alhamdulillah, mulai banyak yang mencari, dan juga banyak yang sudah inden di sini,” ujarnya.

Menurut Siti, tingginya minat penyewa dipengaruhi lokasi perumahan yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir utama dan pusat kegiatan Muktamar NU.

Bahkan, sebagian warga memilih tinggal sementara di rumah kerabat agar rumah mereka dapat disewakan selama agenda berlangsung.

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diperkirakan diikuti sedikitnya 6.000 peserta resmi. Selain itu, jutaan warga nahdliyin diprediksi turut hadir sebagai penggembira.

Kehadiran peserta dan pengunjung dalam jumlah besar diyakini akan menjadi penggerak ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM di Kabupaten Jombang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *