HukumKriminal

Kasus Mayat Tanpa Identitas di Jombang Mengarah ke Mojokerto, Polisi Dalami Uji DNA

19
×

Kasus Mayat Tanpa Identitas di Jombang Mengarah ke Mojokerto, Polisi Dalami Uji DNA

Share this article
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander.(Foto: Sudutkota.id/Elok)

Sudutkota.id – Perkembangan terbaru kasus penemuan mayat tanpa identitas di Wonosalam, Jombang masih berfokus pada pengungkapan identitas korban.

Hingga Selasa (21/4/2026), kepolisian belum dapat memastikan siapa pria yang ditemukan tewas di ladang jagung tersebut.

Kasus mayat tanpa identitas di Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang ini kini mengarah pada dugaan keterkaitan dengan laporan orang hilang di Mojokerto.

Satreskrim Polres Jombang tengah menelusuri laporan orang hilang yang masuk di wilayah Polsek Puri, Mojokerto.

Dugaan ini muncul setelah adanya pengakuan dari pihak keluarga yang merasa ciri-ciri korban memiliki kemiripan dengan anggota keluarganya yang hilang.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih dalam tahap pendalaman dan belum mengarah pada kesimpulan akhir.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap laporan orang hilang di Mojokerto. Apakah identitasnya sama dengan korban di Wonosalam, ini yang sedang kami cocokkan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sejumlah petunjuk awal telah dikantongi penyidik. Salah satunya berasal dari keterangan keluarga yang menyebut pakaian korban mirip dengan milik kerabat mereka yang hilang. Meski begitu, polisi menegaskan bahwa hal tersebut belum cukup untuk memastikan identitas.

Untuk memastikan secara akurat, polisi mengedepankan metode ilmiah melalui uji DNA korban. Sampel pembanding telah diambil dari pihak keluarga yang mengaku memiliki hubungan dengan korban.

“Identifikasi tetap harus berbasis pembuktian ilmiah. Saat ini kami menunggu hasil uji DNA untuk memastikan identitas korban,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam yang ditemukan di lokasi. Ponsel tersebut masih aktif, namun belum dapat diakses karena terkunci.

Di sisi lain, olah TKP penemuan mayat di Wonosalam Jombang terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Polisi juga membuka kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, penemuan jasad tanpa identitas ini sempat menggegerkan warga pada Senin (20/4/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB oleh seorang pencari rumput setelah mencium bau menyengat dari area ladang jagung.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan berat sehingga menyulitkan proses identifikasi awal, termasuk melalui sidik jari.

Kasus penemuan mayat di Wonosalam Jombang kini menjadi perhatian publik, mengingat proses identifikasi masih bergantung pada hasil uji laboratorium forensik.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *