Internasional

Indonesia-Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan, dari Beasiswa hingga Riset Bersama

20
×

Indonesia-Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan, dari Beasiswa hingga Riset Bersama

Share this article
Indonesia-Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan, dari Beasiswa hingga Riset Bersama
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan penguatan kerja sama pendidikan, termasuk peningkatan beasiswa, pertukaran tenaga pendidik, dan riset bersama.(Sudutkota.id/Setpres)

JAKARTA, Sudutkota.id – Kerja sama pendidikan menjadi salah satu agenda penguatan hubungan Indonesia dan Mesir, dengan fokus pada peningkatan kesempatan belajar mahasiswa, pertukaran tenaga pendidik, hingga pengembangan riset bersama.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kedua negara ingin memperluas kemitraan yang selama ini terjalin, termasuk melalui Universitas Al-Azhar di Mesir.

Dalam pernyataan pers bersama Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026), Prabowo menyoroti hubungan pendidikan kedua negara yang telah berlangsung lama. Salah satu penghubung utamanya ialah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir serta hubungan dengan Universitas Al-Azhar.

“Di bidang pendidikan kita ketahui bersama bahwa jumlah mahasiswa-mahasiswa kita sangat besar yang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Hubungan kita dengan Universitas Al-Azhar sudah cukup lama dan sekarang hubungan itu ingin kita tingkatkan,” ujar Prabowo.

Penguatan kerja sama tersebut juga terlihat melalui pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar. Menurut Prabowo, langkah ini menjadi bagian dari perluasan hubungan pendidikan yang tidak hanya berpusat pada mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir, tetapi juga pada pengenalan bahasa dan budaya Indonesia.

“Sekarang di Universitas Al-Azhar sedang diberi pengajaran bahasa Indonesia dan sastra Indonesia. Ini merupakan bukti bahwa kerja sama kita semakin meningkat,” katanya.

Ke depan, Indonesia ingin meningkatkan jumlah pelajar dan mahasiswa yang mendapat kesempatan belajar di Mesir. Prabowo juga mengundang lembaga pendidikan Mesir untuk memperluas kehadirannya di Indonesia, antara lain melalui pengiriman dosen dan tenaga pendidik. Kerja sama itu diharapkan membuka ruang pertukaran pengetahuan dan memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan.

“Kita juga ingin bahwa pendidikan pelajar Indonesia, mahasiswa Indonesia ke Mesir ditingkatkan. Tapi juga kita mengundang lembaga-lembaga pendidikan dari Mesir untuk hadir di Indonesia dengan juga mengirim dosen-dosen dan tenaga-tenaga pendidik ke Indonesia,” ungkapnya.

Selain pertukaran mahasiswa dan kemitraan antaruniversitas, Prabowo menyampaikan apresiasi atas tawaran tambahan beasiswa dari Mesir, khususnya untuk bidang kedokteran, teknik, dan sains. Presiden El-Sisi juga menegaskan kesiapan Mesir menerima mahasiswa Indonesia untuk belajar di Universitas Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya.

“Mesir siap selalu menyambut ribuan mahasiswa Indonesia untuk belajar di Al-Azhar dan di universitas lain di Mesir,” ujar El-Sisi.

Bagi kedua negara, kerja sama pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses belajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat. El-Sisi menegaskan komitmen Mesir untuk menjadikan kemitraan tersebut sebagai jembatan persaudaraan, persahabatan, dan saling pengertian antara bangsa Indonesia dan Mesir.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *