JOMBANG, Sudutkota.id – Sebanyak 30 tukang rangka baja ringan mengikuti pelatihan, praktik, dan uji kompetensi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 September 2026, tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi, khususnya di bidang pemasangan rangka baja ringan.
Pelatihan dibuka Sekretaris Dinas PUPR Jombang Agung Setiaji, S.T., M.E., mewakili Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi.
Di sela kegiatan, Agung menegaskan pentingnya tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi sesuai bidang pekerjaannya.
“Setiap tenaga kerja konstruksi perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Melalui pelatihan dan uji kompetensi ini, kami berharap para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme sehingga mampu melaksanakan pekerjaan konstruksi secara lebih baik dan memenuhi standar yang dipersyaratkan,” kata Agung, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Himpunan Aplikator Indonesia (HAPI), PT Kencana Maju Bersama, dan LSP Bina Konstruksi Nusantara.
Seluruh peserta merupakan tenaga kerja yang bergerak di bidang pemasangan rangka baja ringan. Mereka tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga mengikuti praktik dan uji kompetensi.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan penyampaian materi dan praktik yang diberikan HAPI bersama PT Kencana Maju Bersama. Pembekalan tersebut menjadi persiapan sebelum peserta menjalani uji kompetensi pada hari kedua.
Agung meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman yang diberikan para instruktur.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk memperoleh ilmu dan pengalaman yang disampaikan oleh para instruktur. Kompetensi yang diperoleh nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan pekerjaan sekaligus mendukung perkembangan profesi Saudara di bidang jasa konstruksi,” imbuhnya.
Selanjutnya, uji kompetensi dilaksanakan LSP Bina Konstruksi Nusantara. Uji tersebut bertujuan mengukur kemampuan dan keterampilan peserta dalam pekerjaan pemasangan rangka baja ringan sesuai kompetensi yang dipersyaratkan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi mengatakan, pelatihan dan uji kompetensi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jombang meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi.
“Peningkatan kompetensi ini kami harapkan berdampak pada kualitas pekerjaan konstruksi di Jombang. Dengan begitu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pekerjaan konstruksi,” pungkas Bustomi.





















