Sudutkota.id – Upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.
Melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana), Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, resmi menjadi salah satu desa yang mendapatkan penguatan kapasitas kebencanaan berbasis komunitas.
Kegiatan pembentukan dan peningkatan kapasitas Destana tersebut digelar pada, Kamis (4/6/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah desa, masyarakat, serta jajaran Forkopimka Kecamatan Purwodadi. Acara dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto.
Program yang difasilitasi BPBD Jawa Timur ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam mengenali, mengantisipasi, dan menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayahnya.
Dalam sambutannya, Gatot Soebroto menjelaskan bahwa pada tahun 2026 BPBD Jawa Timur terus memperluas pembentukan Destana di berbagai kabupaten dan kota sebagai bagian dari strategi penguatan mitigasi bencana dari tingkat paling bawah.
“Melalui Destana, masyarakat desa dibekali kemampuan untuk menyusun kajian risiko bencana serta merancang langkah-langkah penanggulangan yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif. Dengan pemahaman yang baik terhadap risiko yang ada, warga dapat mengambil langkah pencegahan dan kesiapsiagaan secara mandiri sebelum bencana terjadi.
Sementara itu, Fasilitator Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Timur, Abdul Basyit, menegaskan bahwa masyarakat merupakan pihak yang paling merasakan dampak ketika bencana terjadi. Karena itu, desa perlu memiliki kapasitas untuk beradaptasi dan melakukan pemulihan secara cepat pascabencana.
“Destana menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenali ancaman di lingkungannya, mengelola sumber daya yang tersedia, mengurangi tingkat kerentanan, serta meningkatkan kemampuan menghadapi bencana,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Tim Kerja BPBD Jawa Timur, Dadang Iqwandy. Ia menilai pembentukan Destana di Desa Gerbo menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi.
Menurut Dadang, melalui program ini masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai mitigasi bencana, tetapi juga didorong untuk menyusun strategi penanganan yang tepat guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana di Desa Gerbo, diharapkan lahir sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat yang mampu meningkatkan ketahanan desa, mempercepat respons saat terjadi bencana, serta mendukung upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan di Kabupaten Pasuruan.




















