Daerah

Pemkab Malang Tuntaskan Duiker Gajahrejo, Jalur Penghubung Tiga Desa Makin Lancar

20
×

Pemkab Malang Tuntaskan Duiker Gajahrejo, Jalur Penghubung Tiga Desa Makin Lancar

Share this article
Pemkab Malang Tuntaskan Duiker Gajahrejo, Jalur Penghubung Tiga Desa Makin Lancar
Petugas Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang saat mengecek kondisi duiker di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, yang telah rampung 100 persen.(Sudutkota.id/Dok. DPUBM)

KABUPATEN MALANG, Sudutkota.id – Pemerintah Kabupaten Malang menuntaskan pembangunan duiker di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Infrastruktur yang berada di ruas Jalan K1 Gedangan–Bajulmati tersebut kini telah mencapai progres 100 persen.

Tuntasnya pekerjaan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan selatan Kabupaten Malang. Sebab, ruas tersebut menjadi salah satu akses yang menghubungkan Desa Gajahrejo dengan Desa Tumpakrejo hingga Desa Sidodadi.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, S.T., M.T., mengatakan pekerjaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sekaligus fungsi infrastruktur jalan di lokasi.

“Pekerjaan duiker Gajahrejo sudah mencapai 100 persen. Penanganannya tidak hanya pada bagian penyeberangan, tetapi juga mencakup pekerjaan box culvert ukuran 80×80 sentimeter, saluran beton, DPT, pelebaran jalan, skampal dan pengaspalan HRS-WC,” ujar Khairul saat dikonfirmasi Sudutkota.id, Jumat (9/10/2026).

Menurut Khairul, kondisi sebelumnya di lokasi masih berupa cempolong beton atau buis beton yang berfungsi sebagai gorong-gorong. Kondisi tersebut kemudian ditingkatkan melalui pembangunan box culvert agar fungsi saluran dan konstruksi penyeberangan jalan menjadi lebih baik.

“Yang kita lakukan adalah meningkatkan konstruksinya. Dari kondisi eksisting berupa buis beton atau gorong-gorong beton, kemudian ditangani dengan box culvert 80×80 sentimeter. Salurannya juga dibangun dengan konstruksi beton,” jelasnya.

Tak berhenti pada pembangunan duiker, penanganan juga dilengkapi dengan dinding penahan tanah (DPT), pelebaran jalan, skampal hingga lapisan aspal HRS-WC. Rangkaian pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperkuat badan jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Khairul menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan kondisi jalan dan bangunan pelengkap yang lebih baik, aktivitas warga diharapkan semakin mudah, terutama untuk mobilitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.

“Manfaatnya untuk memudahkan akses kegiatan dan perekonomian masyarakat. Ruas ini menghubungkan Gajahrejo, Tumpakrejo dan Sidodadi, sehingga konektivitas tiga desa tersebut menjadi bagian penting yang kita perhatikan,” tegas Khairul.

Ia menambahkan, keberadaan jalan yang mantap menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pergerakan masyarakat dan distribusi kegiatan ekonomi. Karena itu, penyelesaian pekerjaan tidak hanya dilihat dari capaian fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelah infrastruktur tersebut berfungsi.

“Harapannya tentu akses masyarakat semakin lancar, baik untuk kegiatan sehari-hari maupun aktivitas perekonomian. Dengan pekerjaan yang sudah selesai 100 persen, fungsi jalan dan konektivitas wilayah bisa semakin optimal,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *