Daerah

Bupati Fawait Siapkan Revitalisasi Pasar Tanjung Jember 2027, DED Tahun Ini

7007
×

Bupati Fawait Siapkan Revitalisasi Pasar Tanjung Jember 2027, DED Tahun Ini

Share this article
Asisten II Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo. (Foto: Sudutkota.id/WNP)

JEMBER, Sudutkota.id – Bupati Jember Muhammad Fawait menyiapkan revitalisasi menyeluruh Pasar Tanjung pada 2027. Pasar tradisional tersebut akan dibangun kembali dengan konsep yang lebih modern untuk menyelesaikan berbagai persoalan pedagang sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Rencana revitalisasi itu diawali dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada 2026. Sementara pembangunan fisik ditargetkan dilaksanakan pada 2027 dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Jember Ratno Cahyadi Sembodo, Selasa (15/9/2026).

“Jadwal pelaksanaannya, tahun ini (2026) direncanakan pembuatan Detail Engineering Design (DED), sedangkan proses pembangunan fisik akan dilakukan tahun depan, tahun 2027,” ujar Ratno.

Menurut Ratno, Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus mengembangkan Pasar Tanjung agar lebih baik.

“Gus Bupati sedang memperjuangkan program revitalisasi Pasar Tanjung ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Ratno mengatakan persoalan Pasar Tanjung harus dipandang sebagai masalah sosial yang tidak dapat diselesaikan hanya dari aspek regulasi. Menurut dia, diperlukan solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan berbagai kelompok.

Konsep Tiga Lantai

Terkait konsep bangunan, Ratno menjelaskan Pasar Tanjung direncanakan memiliki tiga lantai.

“Lantai 1 diproyeksikan khusus untuk pasar basah,” ujarnya.

Penempatan pasar basah di lantai dasar tersebut menyesuaikan kondisi ideal. Sebelumnya, pasar basah berada di lantai atas.

“Sedangkan bangunan Pasar Tanjung lantai 2 dan lantai 3 diperuntukkan bagi pedagang pakaian (fashion), barang kering, dan komoditas lainnya,” jelasnya.

Ratno menambahkan revitalisasi Pasar Tanjung diharapkan dapat menyelesaikan persoalan pedagang di sekitar kawasan pasar. Seluruh pedagang di seputaran Pasar Tanjung ditargetkan dapat tertampung dalam bangunan baru.

“Seluruh pedagang di seputaran Pasar Tanjung ditargetkan dapat tertampung di bangunan baru ini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Bupati Fawait juga menyiapkan skema relokasi bagi pedagang. Ratno menyebut saat ini sekitar 69 tempat di lantai 2 telah tersedia dan akan diberikan secara gratis kepada pedagang lantai bawah.

“Relokasi gratis ke lantai 2. Saat ini sudah tersedia sekitar 69 tempat di lantai 2 yang disediakan secara gratis oleh Gus Bupati untuk pedagang lantai bawah,” paparnya.

Mantan Kepala Inspektorat Pemkab Jember tersebut mengatakan revitalisasi menyeluruh diperlukan karena Pasar Tanjung telah berdiri sejak 1973 atau sekitar 53 tahun.

“Sehingga kondisi konstruksinya memang perlu pembenahan menyeluruh,” tegasnya.

Aspirasi Pedagang dan Warga

Ratno mengatakan aspirasi mahasiswa, pedagang, dan warga sekitar terkait Pasar Tanjung juga menjadi perhatian Bupati Fawait.

“Gus Bupati mendukung aspirasi dari mahasiswa maupun aspirasi dari perwakilan pedagang Pasar Tanjung lantai atas dan warga sekitar Samanhudi,” paparnya.

Menurut Ratno, revitalisasi Pasar Tanjung merupakan solusi jangka panjang. Sedangkan dalam jangka pendek, pemerintah akan mengupayakan pengembalian fungsi jalan.

Untuk menentukan langkah terbaik, Pemkab Jember akan melakukan komunikasi dan dialog dengan berbagai pihak.

Pernah Ditinjau Menteri PU

Rencana revitalisasi Pasar Tanjung sebelumnya juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo sempat meninjau Pasar Tanjung Jember dan meminta Bupati Jember Muhammad Fawait segera melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana revitalisasi pasar tradisional tersebut.

Peninjauan tersebut dilakukan pada Februari 2026.

Dalam peninjauan itu, Dody menilai kondisi bangunan Pasar Tanjung yang telah berusia puluhan tahun membutuhkan pembenahan serius. Penanganannya diarahkan bukan sekadar perbaikan ringan, tetapi pembangunan kembali agar pasar menjadi lebih representatif, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Sebagai bagian dari persiapan revitalisasi, Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan DED pada 2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait sebelumnya menyampaikan revitalisasi Pasar Tanjung merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil.

“Perbaikan pasar tradisional ini sebagai simbol nyata dukungan terhadap kehidupan wong cilik, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di Kabupaten Jember,” ujarnya. (*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *