Kriminal

Curanmor di Hamid Rusdi Gagal Total, JS Tertangkap Setelah Dikejar Korban dan Warga

3
×

Curanmor di Hamid Rusdi Gagal Total, JS Tertangkap Setelah Dikejar Korban dan Warga

Share this article
Curanmor di Hamid Rusdi Gagal Total, JS Tertangkap Setelah Dikejar Korban dan Warga
Terduga pelaku JS diamankan setelah diduga berupaya membawa kabur sepeda motor di kawasan Jalan Hamid Rusdi, Kota Malang.(Foto:sudutkota.id/istimewa)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Upaya membawa kabur sepeda motor di kawasan Jalan Hamid Rusdi Gang II-B, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berakhir gagal.

Seorang pria berinisial JS (23) warga Desa Kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, diamankan setelah aksinya diketahui pemilik kendaraan dan dikejar hingga akhirnya dikepung warga.

Peristiwa tersebut terjadi, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Sepeda motor Honda Scoopy milik Andrie Alfino (34) menjadi sasaran dugaan pencurian.

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan JS yang diduga terlibat dalam percobaan pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Kejadian bermula ketika Andrie datang ke rumah temannya untuk bertamu. Sepeda motor Honda Scoopy tahun 2019 warna cokelat-hitam bernopol N-6739-EAO diparkir di depan rumah.

Saat berada di dalam rumah, korban tiba-tiba melihat lampu sepeda motornya menyala. Kecurigaan tersebut membuatnya segera keluar untuk memastikan kondisi kendaraan.

Betapa terkejutnya korban ketika melihat sepeda motornya sudah dikuasai seseorang dan sedang berusaha dibawa mundur keluar dari gang.

Korban tak tinggal diam. Andrie langsung mengejar sambil berteriak meminta pertolongan.

Kejar-kejaran pun terjadi di gang tersebut. Dalam upaya menghentikan pelarian, terduga pelaku sempat terjatuh. Namun, bukannya menyerah, JS disebut kembali bangkit dan berusaha membawa kendaraan tersebut menjauh.

Korban kembali mengejar hingga ke ujung gang. Terduga pelaku kembali berhasil dijatuhkan, tetapi masih berusaha menghidupkan kendaraan dan melarikan diri.

Teriakan korban akhirnya mengundang perhatian warga. Sejumlah warga berdatangan dan mengepung JS sehingga ruang geraknya semakin sempit. Pelarian pun akhirnya terhenti.

Warga kemudian mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah warga sembari menunggu kedatangan polisi.

Personel Polresta Malang Kota yang tengah menjalankan piket, dipimpin Ipda Dani selaku Pamapta Polresta Malang Kota, bergerak ke lokasi setelah menerima informasi tersebut.

JS selanjutnya diamankan dan dibawa bersama barang bukti ke Mapolresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim.

Polisi turut mengamankan satu buah kunci T dan dua anak kunci yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Menurut keterangan korban, kunci T tersebut bahkan masih berada pada bagian kendaraan ketika upaya pencurian berhasil digagalkan.

“Benar, telah diamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor. Aksinya berhasil digagalkan pemilik kendaraan yang mengejar sambil meminta pertolongan, kemudian warga turut mengamankan sebelum diserahkan kepada petugas,” ujar Ipda Lukman, Jumat (4/9/2026) malam.

Polresta Malang Kota kini tidak hanya memeriksa dugaan aksi pencurian tersebut, tetapi juga mendalami modus yang digunakan serta kemungkinan keterkaitan JS dengan tindak pidana serupa.

Lukman menegaskan, status JS masih sebagai terduga pelaku dan seluruh proses hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan.

“Barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian sudah kami amankan bersama terduga pelaku. Saat ini kasus masih dalam penanganan dan pemeriksaan Satreskrim,” jelasnya.

Polisi juga mengapresiasi keberanian korban dan respons warga yang berhasil menghentikan upaya pelarian. Namun, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila menghadapi situasi serupa.

“Tujuannya agar setiap dugaan tindak pidana dapat diproses sesuai hukum. Kami mengapresiasi respons masyarakat yang membantu mengamankan, namun selanjutnya penanganan harus diserahkan kepada kepolisian,” tegas Lukman.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bahwa pencurian kendaraan bermotor masih menjadi ancaman yang harus diwaspadai masyarakat. Kendaraan yang ditinggalkan tanpa pengamanan tambahan dapat menjadi sasaran pelaku kejahatan yang memanfaatkan kelengahan pemilik.

Polisi mengimbau masyarakat menggunakan kunci pengaman tambahan, memastikan kendaraan benar-benar terkunci, serta memilih lokasi parkir yang mudah dipantau.

Saat ini JS masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Malang Kota. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian sebelum menentukan proses hukum selanjutnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *